Detail literasi:
SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui inovasi pembelajaran. Penelitian berjudul “Penerapan Pembelajaran Deep Learning Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Karakter Istita’ah Siswa pada Materi Ekosistem dan Perubahan Lingkungan” berhasil meraih Best Paper II dan Best Presenter II dalam WISE Paper National Competition 2026. Kompetisi tersebut dilaksanakan pada 20–21 Mei 2026.
Penelitian yang melibatkan 36 murid kelas X SMAMDA tersebut mengembangkan pembelajaran Biologi dengan memadukan pendekatan deep learning dan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Inovasi ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga menumbuhkan karakter istita’ah dan kepedulian murid terhadap lingkungan.
Integrasikan Deep Learning, STEAM, dan Nilai Keislaman
Penelitian ini berangkat dari kebutuhan pembelajaran sains yang tidak berhenti pada penguasaan konsep. Materi ekosistem dan perubahan lingkungan dinilai memiliki keterkaitan yang kuat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kesadaran tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungan.
Di lingkungan sekolah Islam, pembelajaran tersebut dikembangkan dengan mengintegrasikan nilai keislaman. Salah satunya melalui karakter istita’ah, yaitu kesadaran untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuan atau kesanggupan yang dimiliki.
Dalam konteks kepedulian terhadap lingkungan, karakter istita’ah diarahkan agar murid memahami bahwa setiap individu dapat memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuannya. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menjaga kebersihan, menggunakan sumber daya secara bijak, mengurangi sampah, menaati aturan lingkungan, serta terlibat dalam kegiatan yang mendukung kelestarian alam.
Dengan demikian, pembelajaran Biologi tidak hanya menjadi proses memahami konsep ilmiah, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk membangun kesadaran dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Pembelajaran Berbasis STEAM Libatkan Murid Secara Aktif
Penerapan deep learning dalam penelitian ini mendorong murid untuk memahami materi secara lebih mendalam, menghubungkan konsep dengan persoalan nyata, serta menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk menganalisis permasalahan.
Pendekatan STEAM memperluas proses tersebut dengan mengintegrasikan berbagai bidang ilmu. Pengetahuan Biologi digunakan untuk memahami ekosistem dan perubahan lingkungan. Teknologi dimanfaatkan dalam pencarian dan pengolahan informasi, prinsip rekayasa digunakan untuk merancang alternatif solusi, matematika membantu dalam memahami data, sedangkan unsur seni dan kreativitas digunakan untuk menyampaikan ide serta hasil pemikiran.
Integrasi berbagai bidang tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk melihat persoalan lingkungan dari berbagai sudut pandang sekaligus terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Melibatkan 36 Murid Kelas X
Penelitian dilaksanakan terhadap 36 murid kelas X SMAMDA. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain one-group pretest-posttest.
Untuk mengetahui perkembangan pemahaman konsep, murid diberikan tes sebelum pembelajaran (pretest) dan setelah pembelajaran (posttest). Data kuantitatif tersebut kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test.
Selain aspek akademik, penelitian juga mengkaji perkembangan karakter istita’ah melalui wawancara semi-terstruktur. Data hasil wawancara selanjutnya dianalisis secara tematik untuk melihat perubahan kesadaran dan sikap murid setelah mengikuti pembelajaran.
Pemahaman Konsep dan Kepedulian Lingkungan Meningkat
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran deep learning berbasis STEAM memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep murid pada materi ekosistem dan perubahan lingkungan.
Perkembangan juga terlihat pada karakter istita’ah. Murid menunjukkan kesadaran yang lebih baik terhadap tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran dapat dikembangkan tidak hanya untuk mencapai tujuan akademik, tetapi juga untuk menghubungkan pengetahuan dengan sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari Mengetahui, Memahami, hingga Melakukan
Salah satu pesan penting dari penelitian ini adalah perlunya mengarahkan pembelajaran dari sekadar mengetahui menuju memahami dan melakukan.
Dalam materi perubahan lingkungan, misalnya, murid tidak cukup hanya mengetahui bahwa sampah dapat menyebabkan pencemaran. Murid perlu memahami dampaknya, menyadari tanggung jawab terhadap lingkungan, serta mengenali tindakan yang dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Hal tersebut sejalan dengan karakter istita’ah yang dikembangkan dalam penelitian. Kepedulian terhadap lingkungan tidak harus selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten juga merupakan bentuk tanggung jawab.
“Pembelajaran Biologi diharapkan mampu menjadi wahana yang menghubungkan pengetahuan ilmiah, kemampuan memecahkan masalah, dan pembentukan karakter murid,” ujar Isa Anshori, salah satu penulis penelitian.
Raih Dua Penghargaan di WISE 2026
Apresiasi sebagai Best Paper II menunjukkan bahwa penelitian tersebut memperoleh pengakuan dalam aspek karya ilmiah, baik dari gagasan maupun pengembangan penelitiannya. Sementara penghargaan Best Presenter II menjadi apresiasi terhadap kemampuan peneliti dalam menyampaikan hasil penelitian di hadapan forum akademik.
Dua penghargaan tersebut menambah deretan capaian akademik SMAMDA sekaligus memperkuat budaya riset dan inovasi pembelajaran di lingkungan sekolah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dapat menjadi ruang untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, pemecahan masalah, dan nilai-nilai Islam. Melalui pembelajaran deep learning berbasis STEAM, materi ekosistem dan perubahan lingkungan tidak hanya dipelajari sebagai konsep, tetapi juga dihubungkan dengan kehidupan dan tanggung jawab murid terhadap lingkungan.
Prestasi dalam WISE Paper National Competition 2026 menjadi capaian yang membanggakan. Lebih dari penghargaan tersebut, penelitian ini menghadirkan pesan bahwa pengetahuan akan semakin bermakna ketika mampu tumbuh menjadi kesadaran dan diwujudkan dalam tindakan.
Silwana Mumthaza — Penulis pertama penelitian “Penerapan Pembelajaran Deep Learning Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Karakter Istita’ah Siswa pada Materi Ekosistem dan Perubahan Lingkungan.”
Editor: Moh. Ernam