Maritza Orlin Zahra, murid kelas XI-4 SMAMDA Sidoarjo, menunjukkan piala dan piagam Juara 1 Lomba Da’iyah yang diselenggarakan PDNA Sidoarjo (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Maritza Orlin Zahra, murid kelas XI-4 SMAMDA Sidoarjo, menunjukkan piala dan piagam Juara 1 Lomba Da’iyah yang diselenggarakan PDNA Sidoarjo (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Peserta Termuda, Maritza Orlin Zahra Raih Juara 1 Lomba Da’iyah PDNA Sidoarjo

Silwana Mumthaza | 03 September 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID — Maritza Orlin Zahra, murid kelas XI-4 SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo berhasil meraih Juara 1 Lomba Da’iyah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sidoarjo.

Lomba tersebut berlangsung pada 15–25 Agustus 2026 dalam rangka Semarak Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah dan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Maritza mengangkat tema kesadaran digital dan etika bermedia sosial yang relevan dengan kehidupan generasi muda. Persiapan dilakukan dengan menyusun materi, naskah, konsep video, latihan, hingga proses pengambilan video.

“Konsep videonya saya buat ringan, kekinian, dan mudah nyambung dengan sasaran audiens, yaitu generasi muda. Saya juga berusaha membuat konsep yang berbeda dari peserta lainnya,” ujar Maritza.

Lomba Da’iyah tersebut tidak dilaksanakan secara tatap muka. Peserta diminta mengirimkan video dakwah yang dibuat sekreatif mungkin.

Maritza mengaku hanya membutuhkan waktu satu hari untuk menyelesaikan video. Ia bahkan mengerjakan video tersebut pada hari terakhir pengumpulan.

“Informasi lombanya cukup mendadak. Pengerjaan videonya juga hanya satu hari dan saya mengerjakannya di hari terakhir pengumpulan. Jadi lumayan deg-degan,” ungkapnya.

Hasilnya, video dakwah Maritza mendapat apresiasi terbaik dari dewan juri. Ia dinobatkan sebagai Juara 1 sekaligus menjadi peserta termuda dalam perlombaan tersebut.

Maritza merupakan murid kelas XI, sedangkan peserta lainnya berasal dari kalangan mahasiswa dan kader Nasyiatul Aisyiyah se-Sidoarjo.

Ia mengaku bersyukur dan tidak menyangka karya yang dibuat dalam waktu singkat tersebut mampu meraih juara pertama.

“Alhamdulillah sangat bersyukur dan senang. Saya tidak menyangka karya dan dakwah yang saya sampaikan mendapat apresiasi terbaik dari para juri,” katanya.

Ke depan, Maritza berencana semakin aktif menggunakan media sosial sebagai sarana menyampaikan pesan-pesan kebaikan. Ia juga ingin mengembangkan kemampuan public speaking melalui berbagai kompetisi.

“Saya ingin lebih aktif berdakwah dan menyuarakan kebenaran di media sosial. Saya juga ingin mengikuti berbagai lomba public speaking, seperti debat, pidato, da’i, baca puisi, dan deklamasi,” tuturnya.

Prestasi tersebut mendapat pendampingan dari Pembina Bilad Tajdidul Islahi. Keberhasilan Maritza diharapkan menjadi motivasi bagi murid SMAMDA untuk terus mengembangkan potensi sekaligus memanfaatkan media sosial secara positif.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo