Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, M. Kohar, menyampaikan sambutan dan pesan kepada guru dan tendik Smamda Sidoarjo dalam sosialisasi penjaringan calon kepala sekolah. (Dok. Ghulam/smamda.sch.id) Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, M. Kohar, menyampaikan sambutan dan pesan kepada guru dan tendik Smamda Sidoarjo dalam sosialisasi penjaringan calon kepala sekolah. (Dok. Ghulam/smamda.sch.id)

Smamda Sidoarjo Mulai Penjaringan Calon Kepala Sekolah Periode 2026–2030

Wigatiningsih | 16 Oktober 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo mulai menyiapkan estafet kepemimpinan melalui sosialisasi penjaringan calon kepala sekolah periode 2026–2030 di Auditorium Nyai Walidah, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang diikuti guru dan tenaga kependidikan ini menjadi tahap awal penentuan pemimpin Smamda untuk empat tahun mendatang.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, M. Kohar, menekankan pentingnya menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa sekolah semakin maju.

Ia mengingatkan pesan Surah An-Nisa ayat 9 tentang tanggung jawab untuk tidak meninggalkan generasi yang lemah.

“Kita jangan sampai meninggalkan generasi yang lemah. Estafet kepemimpinan harus dipersiapkan dengan baik agar generasi berikutnya mampu membawa sekolah menjadi lebih maju,” pesannya.

Kohar juga menegaskan bahwa pemimpin harus memiliki kemampuan, keteladanan, dan kepercayaan warga sekolah. Pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan serta meningkatkan kualitas sekolah.

Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, Syaifulloh, memaparkan pedoman pemilihan kepala sekolah Muhammadiyah melalui presentasi. Ia berharap pedoman tersebut menjadi acuan dalam menjalankan proses penjaringan sesuai ketentuan persyarikatan.

“Pedoman pemilihan kepala sekolah Muhammadiyah ini perlu dipahami dan dilaksanakan agar proses penjaringan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Syaiful.

Ketua panitia penjaringan, Siti Agustini, kemudian menyosialisasikan persyaratan bakal calon kepala sekolah yang mengacu pada ketentuan sekolah dan pedoman Muhammadiyah.

Berdasarkan penjaringan awal, terdapat 10 guru yang memenuhi persyaratan, yakni:
- M. Zainul Arifin
- Naimul Hajar
- Arief Hanafi
- Suwidiyanti
- Silwana Mumtaza
- Ucik Fauziah
- Lailil Ma’rufah
- Liesa Anggraeni
- Faridatul Maghfiroh
- Umi Habibah. 
M. Zainul Arifin merupakan kepala sekolah petahana.

Panitia juga menyiapkan sistem pemungutan suara elektronik (e-vote) yang digunakan guru dan tendik untuk memilih tiga nama dari daftar bakal calon tersebut.

Melalui proses penjaringan ini, Smamda Sidoarjo berupaya memastikan suksesi kepemimpinan berlangsung terarah dan sesuai pedoman persyarikatan. Pemimpin yang terpilih diharapkan memiliki integritas, visi ke depan, serta komitmen kuat untuk melanjutkan pengembangan sekolah, mewujudkan rancangan induk pengembangan sekolah (RIPS), dan memperkuat posisi Smamda sebagai sekolah Islam unggulan Muhammadiyah.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo