Alfi Faridian, Khotibul Umam, dan Lailil Ma’rufah mempersiapkan presentasi di hadapan dewan juri dalam ajang NRTC 2026. (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Alfi Faridian, Khotibul Umam, dan Lailil Ma’rufah mempersiapkan presentasi di hadapan dewan juri dalam ajang NRTC 2026. (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Kembangkan Pembelajaran Ekonomi Berbasis Empati Guru Smamda Raih Emas NRTC 2026,

Alfi Faridian | 15 Oktober 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Tiga guru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo meraih medali emas dalam ajang National Research Teacher Competition (NRTC) 2026 melalui inovasi pembelajaran The CHANGE Project. Tim yang terdiri atas Alfi Faridian, Lailil Ma’rufah, dan Khotibul Umam ini mengembangkan pembelajaran Ekonomi yang mengintegrasikan empati sosial dan keterampilan negosiasi.

Kompetisi yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (6/10/2026) tersebut digelar oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bersama FMIPA Universitas Indonesia. Penghargaan diumumkan Jumat (9/10/2026).

Karya berjudul “Penerapan The CHANGE Project untuk Mengoptimalkan Empati Sosial dan Keterampilan Negosiasi pada Materi Keseimbangan Pasar” diterapkan pada murid kelas X-3. Gagasan ini berangkat dari upaya menghubungkan teori Ekonomi di kelas dengan kehidupan nyata pedagang kecil.

Melalui proyek tersebut, murid tidak hanya mempelajari harga, permintaan, dan penawaran, tetapi juga memahami tantangan ekonomi yang dihadapi pedagang. Pembelajaran mengintegrasikan mata pelajaran Ekonomi, Sosiologi, dan Bahasa Indonesia untuk mengasah empati sekaligus kemampuan bernegosiasi secara santun dan adil.

Enam Tahap Pembelajaran

The CHANGE Project terdiri atas enam tahapan. Chat the Vibes mengajak murid melakukan observasi dan wawancara pedagang. High-Hope menjadi tahap diskusi untuk merumuskan harapan, sedangkan Action Plan digunakan untuk menyusun alternatif solusi.

Selanjutnya, Net Canvas membantu murid memetakan rencana aksi secara visual. Pada tahap Go Negotiation, murid menguji solusi melalui dialog dan negosiasi. Proses ditutup dengan Evaluation & Care untuk mengevaluasi dampak kegiatan dan merefleksikan perubahan yang diharapkan.

Penerapan metode ini menghasilkan beragam karya dari lima kelompok murid. Produk mereka meliputi simulasi pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kampanye “Beli di Pedagang Dekat Rumah”, peta digital pedagang beserta strategi promosi, serta buku saku kiat meningkatkan pendapatan pedagang kecil. Murid juga membuat podcast bersama sosiolog dan pedagang kecil untuk membahas kehidupan kelompok marginal.

Lailil Ma’rufah mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih tim. “Tidak menyangka mendapatkan penghargaan itu,” ujarnya.

Khotibul Umam menambahkan bahwa tim masih perlu mengembangkan metode tersebut. “Kami menyadari bahwa kemampuan kami belum sempurna,” tuturnya.

Menurut tim, pengalaman ini menunjukkan bahwa murid lebih mudah memahami keseimbangan pasar ketika konsep tersebut dihubungkan dengan kebutuhan dan kepentingan nyata penjual maupun pembeli. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa pembelajaran di kelas dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan empati dan menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo