Dari kiri ke kanan, Ucik Fauziah, Mohammad Ernam, Pratiwi Samsugiarni, tiga guru SMAMDA Sidoarjo berkompetisi dalam ajang International Research Teacher Competition (IRTC) 2026 di Universitas Indonesia. (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Dari kiri ke kanan, Ucik Fauziah, Mohammad Ernam, Pratiwi Samsugiarni, tiga guru SMAMDA Sidoarjo berkompetisi dalam ajang International Research Teacher Competition (IRTC) 2026 di Universitas Indonesia. (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Bawa Inovasi Pembelajaran Matematika, AgriMath AR Smamda Raih Penghargaan IRTC 2026

Ucik Fauziah | 15 Oktober 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Inovasi media pembelajaran matematika AgriMath AR meraih medali silver dalam ajang International Research and Technology Competition (IRTC) 2026. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) ini berlangsung pada 6 Oktober 2026, sedangkan penghargaan diumumkan pada 9 Oktober 2026.

AgriMath AR merupakan inovasi berjudul “AgriMath AR: An Innovation in Augmented Reality-Based Mathematics Learning Media for Arithmetic Sequences and Series in the Context of Food Security”. Inovasi ini memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu murid memahami materi barisan dan deret aritmetika melalui pembelajaran yang lebih visual, interaktif, dan kontekstual.

Teknologi AR memungkinkan objek digital diintegrasikan dengan lingkungan nyata. Melalui pendekatan ini, murid tidak hanya mempelajari rumus matematika, tetapi juga memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Mohammad Ernam mengungkapkan rasa syukur atas capaian tim AgriMath AR dalam kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena tim AgriMath AR berhasil meraih medali silver pada kompetisi ini,” ujarnya.

Menurut Ernam, kompetisi ini menghadirkan tantangan tersendiri karena penelitian yang dikembangkan tidak hanya membutuhkan kemampuan riset, tetapi juga kolaborasi lintas mata pelajaran. AgriMath AR mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan Pendidikan Agama Islam, biologi, dan geografi.

“Tantangannya luar biasa karena selain membutuhkan kemampuan riset, penelitian ini juga melibatkan kolaborasi lintas mata pelajaran. Kami mengintegrasikan pembelajaran matematika dengan Pendidikan Agama Islam, biologi, dan geografi,” jelasnya.

Tantangan lainnya muncul saat presentasi di hadapan dewan juri. Sebagai kompetisi internasional, peserta harus mampu memaparkan hasil penelitian sekaligus menjawab pertanyaan menggunakan bahasa Inggris.

“Alhamdulillah, tim kami memiliki latar belakang keilmuan yang saling melengkapi. Saya sebagai guru matematika, Mam Tiwi sebagai guru bahasa Inggris, dan Bu Ucik sebagai guru fisika. Kolaborasi ini membantu kami memahami dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan juri dengan baik,” tambahnya.

Ke depan, Ernam berharap AgriMath AR dapat terus dikembangkan agar pemanfaatannya semakin luas dalam pembelajaran.

“Harapan kami, penelitian ini bisa dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat digunakan di berbagai kelas, baik kelas reguler maupun kelas internasional, termasuk kelas-kelas dengan program unggulan,” ungkapnya.

Perolehan medali silver IRTC 2026 menjadi motivasi bagi tim untuk terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang memadukan teknologi, kreativitas, dan kolaborasi lintas disiplin ilmu. AgriMath AR diharapkan menjadi alternatif media pembelajaran yang membantu murid memahami matematika secara lebih bermakna dan relevan dengan kehidupan nyata.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo