Nur Laili (dua dari kanan), Kepala SD Muhammadiyah 1 Bawean, menerima cendera mata dari Smamda Sidoarjo di ruang rapat pimpinan, Selasa (13/10/2026). (Naimul Hajar/smamda.sch.id) Nur Laili (dua dari kanan), Kepala SD Muhammadiyah 1 Bawean, menerima cendera mata dari Smamda Sidoarjo di ruang rapat pimpinan, Selasa (13/10/2026). (Naimul Hajar/smamda.sch.id)

Kepala SD Muhammadiyah 1 Bawean Pelajari Manajemen Sekolah di Smamda Sidoarjo

Naimul Hajar | 19 Oktober 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Kepala SD Muhammadiyah 1 Bawean, Nur Laili, mengunjungi SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, Selasa (13/10/2026). Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mempelajari pengelolaan sekolah, mulai dari proses pembelajaran, sistem informasi manajemen, hingga pengembangan fasilitas dan unit usaha sekolah.

Nur Laili disambut langsung oleh Kepala Smamda Sidoarjo, M. Zainul Arifin, di ruang kepala sekolah. Keduanya berdiskusi mengenai pengelolaan sekolah dan berbagai praktik yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Bawean.

Nur Laili mengaku bersyukur mendapat kesempatan berkunjung dan belajar langsung di Smamda.

“Ini kesempatan emas bagi saya bisa berkunjung ke Smamda Sidoarjo,” ujarnya.

Ia menilai kesempatan berdiskusi langsung dengan kepala sekolah menjadi pengalaman berharga untuk menambah wawasan tentang pengelolaan lembaga pendidikan.

“Apalagi bisa belajar langsung kepada kepala Smamda Sidoarjo, ini peluang yang luar biasa,” tambahnya.

Tertarik Mengembangkan Sistem Informasi Sekolah

Salah satu agenda yang menarik perhatian Nur Laili adalah pengelolaan Pusat Data dan Sistem Informasi Manajemen (Pusdasim) Smamda. Ia mengunjungi ruang Pusdasim untuk melihat secara langsung pengelolaan data dan sistem informasi yang mendukung kegiatan sekolah.

Menurutnya, sistem informasi menjadi salah satu aspek yang ingin dikembangkan di SD Muhammadiyah 1 Bawean. Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi referensi untuk mewujudkan pengelolaan informasi sekolah yang lebih baik.

“Kami juga ingin mengembangkan Pusdasim seperti Smamda. Semoga suatu saat kami bisa mewujudkan itu,” lanjut Nur Laili.

Selain mempelajari sistem informasi, ia mengunjungi Sportcentre Smamda untuk melihat fasilitas olahraga, termasuk lapangan futsal dan bulu tangkis. Kunjungan ini memberinya gambaran tentang penyediaan sarana pendukung kegiatan pendidikan di lingkungan sekolah.

Terinspirasi Pengelolaan Dormitory

Pada siang hari, Nur Laili melanjutkan kunjungan ke Dormitory Smamda dengan didampingi Kepala Tata Usaha (TU) Smamda. Ia melihat langsung fasilitas asrama yang menjadi bagian dari layanan pendidikan sekolah.

Keberadaan Dormitory menarik perhatiannya karena menunjukkan pengembangan fasilitas sekaligus unit usaha yang dikelola sekolah.

“Saya tidak menyangka Smamda bisa memiliki unit usaha seperti Dormitory. Semoga kami juga bisa buat asrama untuk murid,” pungkasnya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Nur Laili dalam mengembangkan SD Muhammadiyah 1 Bawean. Pengalaman mempelajari pembelajaran, sistem informasi, fasilitas olahraga, dan pengelolaan asrama dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan sekolah sesuai kebutuhan dan kemampuan lembaga.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo