Mahfud Harim (kiri) menyerahkan cendera mata kepada Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin dalam kegiatan briefing pimpinan dan guru, Rabu (9/9/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Mahfud Harim (kiri) menyerahkan cendera mata kepada Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin dalam kegiatan briefing pimpinan dan guru, Rabu (9/9/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

9 Hari Magang di SMAMDA, Kepala SMA Muhammadiyah Gorontalo Bawa Pulang Koper~~ Penuh Inspirasi

Moh. Ernam | 09 September 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID — Sembilan hari mengikuti magang di SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo memberikan banyak pengalaman bagi Kepala SMA Muhammadiyah Gorontalo, Mahfud Harim. Pria yang akrab disapa Fuad ini mengikuti program magang sejak 31 Agustus hingga 9 September 2026.

Fuad menyampaikan kesannya saat mengikuti kegiatan briefing bersama pimpinan dan guru SMAMDA Sidoarjo, Rabu (9/9/2026). Ia mengaku menemukan banyak hal positif selama berada di lingkungan SMAMDA.

Menurutnya, berbagai praktik baik dan inovasi yang ditemuinya menjadi bekal untuk dikembangkan di SMA Muhammadiyah Gorontalo.

“Insyaallah saya membawa koper yang kemarin kosong, tetapi sekarang over. Banyak hal yang saya dapat dan akan saya bawa ke Gorontalo,” ujarnya.

Tidak Berhenti Belajar

Fuad mengatakan pengalaman selama magang membuatnya melihat banyak hal yang dapat dikembangkan di sekolahnya. Ia menyebut berbagai inovasi di SMAMDA menjadi inspirasi untuk melakukan perubahan.

Ia juga menekankan pentingnya niat yang tulus dalam menuntut ilmu. Menurutnya, jabatan sebagai kepala sekolah tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti belajar.

“Segala sesuatu harus kita awali dengan niat yang tulus. Ilmu itu tidak ada batasnya. Saya tidak hanya menjadi kepala sekolah untuk berhenti belajar, tetapi akan terus belajar sampai kapan pun,” tuturnya.

Ia mengaitkan semangat tersebut dengan pesan dalam Surat al-Mujadalah ayat 11 tentang keutamaan orang-orang yang beriman dan berilmu.

Silaturahmi Jangan Seperti Wi-Fi

Fuad juga berharap hubungan silaturahmi antara SMA Muhammadiyah Gorontalo dan SMAMDA Sidoarjo terus terjalin meski keduanya berada di wilayah berbeda.

“Jangan sampai silaturahmi ini seperti Wi-Fi. Kalau dekat tersambung, tetapi kalau jauh tidak ada sinyal. Kami berharap silaturahmi ini tetap terus terjalin,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Fuad menyerahkan cendera mata berupa paluwala, penutup kepala adat Gorontalo yang juga dikenal dengan sebutan makuta atau mahkota. Cendera mata tersebut menjadi simbol budaya dan persahabatan antara kedua sekolah.

Ia mengaku mendapat sambutan hangat selama menjalani magang di SMAMDA. Pengalaman tersebut menjadi kesan yang akan dibawa pulang ke Gorontalo.

Fuad berharap kerja sama dan pertukaran pengalaman antara kedua sekolah dapat berlanjut. Ia bahkan berencana membawa guru maupun murid SMA Muhammadiyah Gorontalo untuk kembali belajar di SMAMDA.

“Insyaallah ke depan kami datang tidak hanya saya sendiri. Mungkin saya akan berusaha mendatangkan guru ataupun murid saya agar bisa belajar di sini lagi,” pungkasnya. 


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo