Misbah, guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SMAMDA, menyampaikan amanat pada upacara bendera di lapangan basket, Senin (7/9/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Misbah, guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SMAMDA, menyampaikan amanat pada upacara bendera di lapangan basket, Senin (7/9/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Misbah Ingatkan Murid SMAMDA: Adab Lebih Tinggi dari pada Ilmu

Moh. Ernam | 09 September 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID — Adab menjadi salah satu fondasi penting bagi murid dalam menuntut ilmu. Pesan itu disampaikan guru Al-Islam dan Kemuhammadiyahan SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, Misbah, saat menjadi pembina upacara bendera, Senin (7/9/2026).

Upacara berlangsung di lapangan basket SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Seluruh murid dan guru mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib.

Misbah mengawali amanatnya dengan sebuah pertanyaan. Mengapa adab memiliki posisi lebih tinggi daripada ilmu pengetahuan?

Menurutnya, adab merupakan pondasi yang menentukan keberkahan ilmu yang dipelajari. Adab juga menjadi wadah bagi seseorang dalam proses mencari dan memahami ilmu.

“Ketika kita mengedepankan adab, Allah memberikan kemudahan dalam mempelajari, memahami, hingga mengerti ilmu yang kita pelajari,” ujar Misbah.

Adab Mencegah Kesombongan

Misbah menjelaskan, adab juga berperan penting dalam mencegah kesombongan seseorang. Ilmu yang tinggi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan etika dan sopan santun.

Orang berilmu tetapi tidak memiliki adab berpotensi memiliki sikap kurang baik kepada orang tua, guru, orang yang lebih tua, maupun teman sebaya.

Ia kemudian memberikan gambaran tentang dua karakter murid. Pertama, murid yang memiliki kemampuan akademik tinggi, tetapi adabnya rendah. Kedua, murid yang kemampuan akademiknya biasa saja, tetapi memiliki adab dan etika yang tinggi.

“Bagi kami, lebih memilih murid yang tidak seberapa pintar tetapi adabnya sangat tinggi, sopan santun, dan hormat kepada guru serta teman-temannya,” katanya.

Meski demikian, Misbah menegaskan bahwa kemampuan akademik tetap penting. Kondisi ideal adalah murid memiliki kemampuan keilmuan yang baik sekaligus ditopang adab yang tinggi.

Ilmu Harus Membawa Manfaat

Misbah juga menyampaikan bahwa adab menjadi penentu kemanfaatan dan keberkahan ilmu. Ilmu yang dimiliki seseorang semestinya memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain.

Ia mengajak seluruh murid SMAMDA untuk tidak hanya mengejar kepandaian secara akademik. Mereka juga perlu membangun karakter, etika, sopan santun, dan sikap hormat kepada sesama.

Misbah berharap seluruh murid SMAMDA tumbuh menjadi generasi yang unggul secara keilmuan sekaligus kuat dalam adab.

“Semoga anak-anak menjadi murid yang pintar secara keilmuan, didasari adab dan etika yang tinggi, sehingga bermanfaat di dunia maupun akhirat,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta upacara bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari penguasaan ilmu. Karakter dan adab menjadi bagian penting agar ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan keberkahan.


Editor: Muhammad Mauludi Falaakhy

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo