Menyulam Mimpi ke Negeri Ginseng: Sambutan Hangat Bongdae Elementary School untuk Delegasi KLIC Indonesia 2025 (Seri ke-2 : Perjalanan di Korea Selatan)

Ernawati Kristinningrum, S.T., M.Pd. | 04 Januari 2026

Detail literasi:

Udara dingin menyergap lembut saat pintu pesawat terbuka di Bandara Incheon. Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 10.30 waktu Korea Selatan. Tiga puluh delegasi KLIC Indonesia 2025 akhirnya menjejakkan kaki di Negeri Ginseng setelah menempuh perjalanan panjang selama kurang lebih tujuh jam dari Indonesia. Di antara rasa lelah dan kantuk, terselip antusiasme yang sulit disembunyikan: petualangan belajar lintas budaya resmi dimulai. Rombongan yang terdiri atas dua puluh lima peserta dan lima panitia dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) disambut hangat oleh perwakilan Gangwon International Education Institute (GIEI): Mrs. So Hee Paek, Miss Nayong Cho, dan Mr. Yongjin Baek. Tanpa banyak jeda, perjalanan dilanjutkan menuju Provinsi Gangwon menggunakan bus. Di dalam bus, sarapan sederhana berupa salad dan jus nanas menemani perjalanan. Perlahan, pemandangan khas musim gugur menyapa dari balik jendela: pepohonan dengan pucuk daun menguning, langit cerah, dan udara sejuk 16 derajat Celsius yang menjadi pengalaman pertama musim dingin bagi sebagian delegasi. Beberapa peserta menyandarkan bahu, memejamkan mata sejenak, sebelum akhirnya bus berhenti di sebuah gerbang sekolah yang akan menjadi kunjungan perdana. Begitu mata terbuka, kelelahan perjalanan seakan luruh. Di depan gerbang Bongdae Elementary School, seluruh guru dan murid berdiri berjajar rapi. Dari pintu masuk hingga gedung pertemuan, barisan itu membentuk lorong penyambutan. Serentak terdengar sapaan, “Annyeonghaseyo!” Senyum tulus, lambaian tangan kecil para murid, dan tepuk tangan hangat menjadi sambutan pertama delegasi KLIC Indonesia 2025 di tanah Korea. Tradisi sekolah pun langsung dikenalkan. Sepatu dilepas dan disimpan di loker yang telah disiapkan khusus. Menariknya, setiap loker telah bertuliskan nama masing-masing delegasi, lengkap dengan sandal slop di dalamnya. Sebuah detail kecil, namun sarat makna: penghormatan dan kesiapan yang matang dari tuan rumah. Sambutan resmi disampaikan oleh Mrs. Mi Yong Byun, Superintendent of Gangwon International Education Institute (GIEI), bersama Mrs. Hwang Kyeong Ran, Principal of Bongdae Elementary School. Keduanya mengungkapkan rasa haru dan kebahagiaan atas kehadiran delegasi Indonesia. Meski baru saja tiba di Korea Selatan, semangat para peserta untuk langsung berkunjung ke sekolah menjadi kesan tersendiri yang tak terlupakan. Dari pihak Indonesia, Bapak Irfana Steviano, S.Pd., M.Ed., perwakilan Direktorat Guru Pendidikan Dasar, serta Ibu Evy Margaretha, MPP., Ketua Tim Kerja Sama Bilateral Biro Perencanaan dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemendikdasmen, menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang hangat dan penuh makna. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan jembatan persahabatan dan kolaborasi pendidikan lintas negara. Suasana semakin hidup ketika para murid Bongdae Elementary School menampilkan pertunjukan seni. Alunan instrumen cello mengalir lembut, disusul harmoni a cappella dan tarian K-Pop yang enerjik. Tepuk tangan dan senyum para delegasi menjadi bukti bahwa seni mampu menembus batas bahasa dan budaya. Rasa lelah akibat perjalanan panjang Indonesia–Korea seakan menguap, berganti kekaguman dan kehangatan. Kegiatan dilanjutkan dengan school tour. Delegasi diajak menyusuri ruang-ruang sekolah yang tertata rapi dan fungsional. Ruang guru dan tata usaha berada dalam satu area, mencerminkan sistem manajemen yang efisien. Beragam ruang kelas tematik seperti ruang seni, studio, hingga pusat olahraga memperlihatkan keseriusan sekolah dalam mendukung potensi murid. Jam belajar yang berlangsung hingga pukul 15.00 waktu setempat menegaskan budaya disiplin dan etos belajar yang kuat. Tanpa terasa, jarum jam menunjukkan pukul 15.14 waktu Korea Selatan. Saatnya berpamitan. Namun, kesan mendalam telah tertinggal. Sambutan yang dipersiapkan dengan detail, cendera mata penuh makna, serta keterlibatan seluruh warga sekolah menjadikan Bongdae Elementary School lebih dari sekadar destinasi kunjungan—ia menjadi simbol ketulusan dan persahabatan. Sebagai kunjungan pertama dalam rangkaian KLIC Indonesia 2025, Bongdae Elementary School berhasil menyalakan api semangat para delegasi. Dari sekolah inilah mimpi-mimpi tentang pendidikan global mulai disulam, satu pengalaman berharga yang akan terus dikenang sepanjang perjalanan di Negeri Ginseng.  Editor    : Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo