Elok Kartika Sari (kiri) dan Suwidiyanti menunjukkan sertifikat juara setelah meraih medali perak pada ajang Jatim Science Competition 2026. (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id) Elok Kartika Sari (kiri) dan Suwidiyanti menunjukkan sertifikat juara setelah meraih medali perak pada ajang Jatim Science Competition 2026. (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id)

Prestasi Guru Smamda Sidoarjo, Dua Medali Perak di Jatim Science Competition 2026

Naimul Hajar | 17 Maret 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Dua guru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan. Suwidiyanti dan Elok Kartika Sari berhasil meraih medali perak dalam ajang Jatim Science Competition 2026 pada bidang literasi dan numerasi tingkat Jawa Timur.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Digniti Indonesia tersebut diikuti oleh 187 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK di seluruh Jawa Timur. Lomba dilaksanakan secara daring pada 26 Februari 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Suwidiyanti berhasil memperoleh skor 161 dengan Grade A+. Dari 50 soal yang diujikan, ia mampu menjawab 42 soal dengan benar, 7 soal salah, dan 1 soal tidak dijawab. Hasil tersebut mengantarkannya meraih medali perak dalam ajang tingkat provinsi tersebut.

Sementara itu, Elok Kartika Sari juga menunjukkan capaian yang tidak kalah membanggakan. Ia berhasil menjawab 41 soal dengan benar dan 9 soal salah, serta memperoleh skor akhir 155 dengan Grade A+. Hasil tersebut turut mengantarkannya meraih medali perak.

Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan berhitung atau penguasaan konsep matematika, tetapi juga kemampuan literasi numerasi. Peserta dituntut untuk membaca informasi secara kritis, menganalisis data dalam bentuk grafik maupun teks, serta menentukan solusi berdasarkan situasi kontekstual.

Suwidiyanti mengaku mengikuti kompetisi ini menjadi pengalaman yang menantang sekaligus berharga. “Literasi numerasi bukan hanya tentang menghitung angka, tetapi bagaimana kita memahami informasi, menganalisis data, dan mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Elok Kartika Sari. Ia menilai kompetisi seperti ini dapat mendorong guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi.

“Pengalaman ini sangat bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi dalam pembelajaran di kelas agar siswa terbiasa berpikir analitis dan kontekstual,” tuturnya.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen guru Smamda Sidoarjo untuk terus mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo