Smamda Siapkan Perubahan dengan Kampanye KIE

Moh.Ernam | 25 November 2021

Detail Berita:

Perubahan itu upaya untuk lebih baik. Ikut kegiatan usaha perubahan perilaku hadapi Covid-19 (Ubah) harus siap berubah untuk menjadi lebih baik. Itulah muqoddimah kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda), saat membuka acara lokakarya analisa mandiri dan perumusan solusi penerapan protokol kesehatan dan penanganan kejadian untuk siswa di sekolah referensi SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Jumat (19-11-2021). "Ini harapan besar, siswa mampu melakukan analisis hambatan dan perumusan solusi permasalahan pandemi Covid-19 di Smamda", tegas Wigatiningsih.
Melakukan produksi dan analisis kampanye di sekolah. Kegiatan ini diharapkan bisa mencapai target perubahan perilaku bagi seluruh warga Smamda. "Analisis masuk ranah berfikir tingkat tinggi. Melakukan analisis dan berfikir tingkat tinggi masuk ranah C6", lanjutnya seraya mengutip taksonomi Bloom.
Indikator keberhasilan dari lokakarya ini, pertama siswa terbukti mampu menganalisis hambatan dan mencari solusi. "Apa saja hambatan dan bagaimana solusinya bisa dirumuskan oleh anak-anak", tambah pendekar Tapak Suci.
Indikator kedua, mampu menyampaikan informasi pelanggaran dan protokol kesehatan. Siswa cukup menyampaikan berbagai pelanggaran yang dilakukan siswa, guru, dan karyawan. "Seperti di masjid setelah wudlu, anak-anak tidak pakai masker. Alasannya basah. Nah itu diedukasi dan dicarikan solusi", papar perempuan keturunan Lamongan.
Indikator ketiga, mampu menghitung kebutuhan media komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE). Dan keempat menyepakati strategi dan lomba KIE di kalangan siswa. "Kita akan laksanakan lomba KIE di kalangan siswa, guru, dan karyawan agar perubahan perilaku sukses di Smamda", pungkas Wigati.

Fokus KIE dan Kampanye
Lokakarya yang dilaksanakan untuk siswa ini fokus pada KIE dan kampanye. Produksi KIE meliputi poster, komik, dan video. "Semua siswa akan membuat bahan kampanye dan menyebarkan melalui media sosial atau langsung", papar penanggung jawab program, M. Zainal Arifin.
Media KIE yang dibuat siswa akan dicetak dan diletakkan di tempat-tempat strategis. Mulai pintu gerbang, kelas, dan tempat siswa bergerombol. "Juga dipasang di Videotron Smamda dan disebarkan melalui media sosial", papar kader Tapak Suci.
Target penyebaran ini untuk menjaga seluruh warga Smamda memiliki kebiasaan baru dalam hidup berdampingan dengan Covid-19. "Tetap jaga prokes, masker tidak kendor, dan tumbuh kebiasaan baru yang lebih aman (savety)", pungkas komandan Kokam Sidoarjo.

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2021 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo