Guru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMR SMAMDA bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sidoarjo di Auditorium Nyai Walidah, Rabu (22/7/2026). (Ghulam Zakiyan/smamda.sch.id) Guru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo mengikuti kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMR SMAMDA bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sidoarjo di Auditorium Nyai Walidah, Rabu (22/7/2026). (Ghulam Zakiyan/smamda.sch.id)

PMR SMAMDA Sidoarjo Gelar Donor Darah Bersama PMI, Himpun 37 Kantong Darah

Khusnul Isa | 24 Juli 2026

Detail Berita:


Smamda.sch.id – Palang Merah Remaja (PMR) SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan donor darah di Auditorium Nyai Walidah, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini diikuti guru, tenaga kependidikan, dan murid sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Sebelum mendonorkan darah, seluruh calon pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas PMI. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), berat badan, serta kondisi kesehatan secara umum. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pendonor memenuhi syarat sehingga proses donor berlangsung aman.

Tidak seluruh peserta dapat mendonorkan darahnya. Beberapa calon pendonor harus menunda keikutsertaan karena belum memenuhi persyaratan kesehatan. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk kembali mengikuti donor darah pada kesempatan berikutnya.

Dari kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Sidoarjo berhasil menghimpun 37 kantong darah yang nantinya akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, M. Zainul Arifin, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah tidak hanya menjadi aksi sosial, tetapi juga media pembentukan karakter bagi murid.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada sesama. Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan. Inilah salah satu bentuk pendidikan karakter di SMAMDA," ujarnya.

Pembina PMR SMAMDA menambahkan bahwa donor darah merupakan agenda rutin yang bertujuan menumbuhkan jiwa kemanusiaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di PMI Kabupaten Sidoarjo.

Salsabila, murid kelas XII 9, mengaku senang dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut.

"Saya ingin darah yang saya donor bisa membantu orang lain yang sedang membutuhkan. Rasanya bahagia karena dapat memberikan manfaat bagi sesama," tuturnya.

Sementara itu, Ghulam Darwis, murid kelas XI 3 yang menjadi panitia kegiatan, menilai donor darah merupakan aksi sederhana yang membawa manfaat besar.

"Saya percaya hidup akan lebih bermakna ketika kita bisa memberi manfaat kepada orang lain. Donor darah menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu sesama," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PMR SMAMDA Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan karakter murid yang peduli, tangguh, dan berjiwa kemanusiaan. Terkumpulnya 37 kantong darah menjadi bukti nyata semangat berbagi warga SMAMDA Sidoarjo dalam membantu sesama. Sekolah berharap kegiatan donor darah dapat terus menjadi agenda rutin sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pengabdian kepada masyarakat.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo