Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, memberikan pengarahan pada rapat pemeringkatan murid eligible untuk pendaftaran perguruan tinggi negeri (PTN) jalur SNBP, Selasa (13/1/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, memberikan pengarahan pada rapat pemeringkatan murid eligible untuk pendaftaran perguruan tinggi negeri (PTN) jalur SNBP, Selasa (13/1/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Persiapan SNBP 2026, SMAMDA Sidoarjo Matangkan Pemeringkatan Murid Kelas XII

Moh. Ernam | 14 Januari 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID — SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo menggelar rapat pemeringkatan murid eligible kelas XII sebagai bagian dari persiapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Rapat tersebut berlangsung di ruang briefing SMAMDA Sidoarjo pada Selasa (13/1/2026), dipimpin langsung Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, serta diikuti jajaran wakil kepala sekolah dan wali kelas XII.

Dalam arahannya, M. Zainul Arifin menegaskan bahwa proses pemeringkatan murid eligible merupakan tahapan strategis yang harus dilakukan secara cermat, objektif, dan bertanggung jawab. Ia menyampaikan bahwa keputusan yang diambil akan sangat berpengaruh terhadap masa depan murid. “Proses ini sangat strategis untuk anak-anak. Jangan sampai keliru dalam menentukan, maka yang dipilih harus benar-benar murid terbaik sesuai dengan kuota yang tersedia,” tegas Zainul.

Menurutnya, penilaian tidak hanya bertumpu pada capaian akademik semata, tetapi juga memperhatikan sikap, kedisiplinan, serta adab murid selama mengikuti pembelajaran di sekolah. “Kalau ada murid yang sering terlambat atau memiliki catatan kurang baik dalam adab terhadap guru, itu tentu menjadi pertimbangan. Kita ingin memilih murid yang berproses dengan baik dan konsisten di sekolah,” ujarnya.

Zainul menambahkan bahwa prinsip keadilan menjadi dasar utama dalam pemeringkatan. Ia berharap seluruh guru memberikan penilaian secara jujur dan murni berdasarkan pengamatan serta proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah. “Yang dinilai harus benar-benar adil dan objektif. Nilai itu murni dari proses belajar di sekolah, sehingga murid yang terpilih memang layak mendapatkan kesempatan terbaik,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAMDA Sidoarjo, Alful Musyrifah, menjelaskan teknis pelaksanaan SNBP 2026. Ia menyampaikan bahwa sekolah memperoleh kuota sebesar 40 persen dari jumlah murid kelas XII karena status akreditasi sekolah. “Jumlah murid kelas XII kita sebanyak 352 orang, sehingga kuota SNBP tahun ini adalah 141 murid,” jelas Alful.

Ia juga memastikan bahwa data sekolah dan murid telah sinkron dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tanpa kendala. “Alhamdulillah, tahun ini tidak ada masalah data. Pembuatan akun SNBP sudah dibuka mulai 12 Januari hingga 18 Februari 2026,” terangnya.

Alful menambahkan bahwa wali kelas diharapkan aktif mendampingi murid dalam pembuatan akun serta pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) agar seluruh tahapan berjalan lancar dan tepat waktu.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo