Elok Kartika Sari (dua dari kiri) foto bersama Pak Anang (tengah, batik cokelat) usai kegiatan pembinaan OSN yang diselenggarakan MGMP Matematika SMA Kabupaten Sidoarjo di SMAN 4 Sidoarjo, Kamis (29/1/2026). (Dok. MGMP/smamda.sch.id) Elok Kartika Sari (dua dari kiri) foto bersama Pak Anang (tengah, batik cokelat) usai kegiatan pembinaan OSN yang diselenggarakan MGMP Matematika SMA Kabupaten Sidoarjo di SMAN 4 Sidoarjo, Kamis (29/1/2026). (Dok. MGMP/smamda.sch.id)

Perkuat Strategi OSN, Guru Matematika SMAMDA Sidoarjo Ikuti Pembinaan

Suwidiyanti | 31 Januari 2026

Detail Berita:

SMAMDA.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo terus mendorong peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan guru matematika SMAMDA dalam kegiatan pembinaan OSN yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan di Aula Ki Hajar Dewantara SMAN 4 Sidoarjo pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan guru matematika SMA se-Kabupaten Sidoarjo dan menghadirkan Isbandi Anang Tatur sebagai pembina OSN Matematika.
Guru matematika SMAMDA Sidoarjo yang mengikuti kegiatan ini antara lain Elok Kartika Sari, Alim Wijaya, Suwidiyanti, dan Merisa Indah Fitria. Keikutsertaan para guru tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat pembinaan OSN secara berkelanjutan.
Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan penguatan strategi pembelajaran olimpiade serta pembahasan langkah-langkah sistematis dalam menyelesaikan soal OSN. Narasumber OSN, Isbandi Anang Tatur, menyampaikan bahwa OSN tidak hanya menekankan kemampuan berhitung, tetapi juga pemahaman konsep dan ketahanan berpikir.
“Soal OSN tidak mencari siswa yang paling hafal rumus, melainkan yang mampu memahami konsep dan bertahan dalam proses berpikir yang panjang. Pembinaan OSN yang kuat harus ditopang oleh kesabaran guru dalam menumbuhkan cara berpikir siswa,” ujarnya.
Materi pembinaan meliputi penguatan konsep dasar, penyusunan jadwal belajar yang konsisten, latihan soal nonrutin secara bertahap, serta pembiasaan diskusi dan kolaborasi. Guru juga dibekali tahapan penyelesaian soal olimpiade, mulai dari memahami permasalahan, menentukan strategi, hingga melakukan refleksi terhadap solusi yang diperoleh.
Dalam sesi diskusi, guru pembina OSN Matematika SMAMDA Sidoarjo, Elok Kartika Sari, mengajukan pertanyaan terkait strategi membiasakan siswa mengerjakan satu soal OSN setiap hari secara konsisten. Menanggapi hal tersebut, Isbandi Anang Tatur menjelaskan bahwa pembiasaan tersebut harus didukung oleh sistem belajar yang terarah.
“Perlu ada buku panduan sebagai peta belajar agar siswa mengetahui arah dan target belajarnya. Selain itu, diperlukan penggunaan berbagai referensi soal, pengenalan pola soal, serta latihan soal-soal setipe secara berkelanjutan,” jelasnya.
Elok menilai pembinaan ini memberikan penguatan penting bagi guru pembina OSN. “Kegiatan ini menguatkan kami bahwa pembinaan OSN merupakan proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan kesabaran,” tuturnya.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo