Detail Berita:
SMAMDA.SCH.ID — Memperluas wawasan pendidikan tidak cukup hanya melalui ruang kelas dan forum diskusi di dalam negeri. Pertemuan dengan lingkungan pendidikan internasional juga menjadi kesempatan untuk mengenali praktik, gagasan, dan pengalaman baru yang dapat menjadi inspirasi pengembangan sekolah.
Semangat itulah yang mengiringi partisipasi Kepala SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, M. Zainul Arifin, dalam kunjungan edukasi ke Perth, Australia Barat, pada 19–24 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif pendidikan sekaligus membuka peluang pertukaran wawasan mengenai pengelolaan dan pengembangan lembaga pendidikan. Delegasi Indonesia yang mengikuti agenda ini terdiri atas tujuh peserta dari unsur Majelis Pendidikan Muhammadiyah, pimpinan sekolah, perguruan tinggi, dan mitra pendidikan.
Nama-nama peserta tercantum dalam surat undangan resmi School Curriculum and Standards Authority (SCSA), Western Australia. Selain M. Zainul Arifin, delegasi tersebut meliputi Profesor Khozin, Eko Hardiansyah, Psikolog, Ahmad Muhamad, Wennas Widjaja, Mukhlasin, serta Rohmat Suprapto.
Mengenal Lingkungan Baru, Memperluas Perspektif Pendidikan
Perjalanan menuju Perth dimulai pada Senin (19/10/2026). Rombongan bertolak dari Bandara Internasional Juanda menuju Singapura sebelum melanjutkan penerbangan ke Perth dan tiba pada Selasa pagi (20/10/2026).
Setelah tiba, rombongan memulai rangkaian kegiatan dengan mengenal sejumlah kawasan di Perth, termasuk Swan Valley dan Elizabeth Quay. Agenda ini menjadi pengantar untuk mengenal lingkungan dan kehidupan masyarakat Australia Barat sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya.
Bagi pimpinan sekolah, pengalaman lintas negara dapat membuka sudut pandang baru dalam melihat tantangan pendidikan. Perbedaan lingkungan, budaya, dan sistem pendidikan memberikan ruang untuk belajar sekaligus merefleksikan praktik yang selama ini diterapkan di sekolah.
Pengalaman tersebut juga penting untuk memperkaya perspektif kepemimpinan pendidikan. Pengembangan sekolah tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga mencakup tata kelola, inovasi pembelajaran, penguatan karakter, serta kesiapan murid menghadapi perubahan zaman.
Menguatkan Langkah SMAMDA Menuju Pendidikan Berkemajuan
Partisipasi Kepala SMAMDA dalam kunjungan edukasi ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Wawasan internasional diharapkan dapat menjadi salah satu sumber inspirasi dalam mengembangkan program sekolah, meningkatkan kompetensi pendidik, serta memperkuat kualitas layanan pendidikan.
Namun, pengalaman dari luar negeri tentu tidak cukup berhenti sebagai pengetahuan baru. Hal yang lebih penting adalah kemampuan mengidentifikasi praktik yang relevan, mempelajari konteks penerapannya, dan menyesuaikannya dengan kebutuhan murid serta karakteristik sekolah.
Bagi SMAMDA Sidoarjo, proses tersebut perlu berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai Islam dan semangat pendidikan Muhammadiyah. Keterbukaan terhadap perkembangan global tetap harus berpijak pada pembentukan karakter, pengembangan potensi murid, dan komitmen menghadirkan pendidikan yang bermakna.
Kunjungan edukasi ke Australia Barat diharapkan menjadi bagian dari proses belajar berkelanjutan bagi pimpinan sekolah. Wawasan yang diperoleh dapat menjadi bahan refleksi untuk memperkuat langkah SMAMDA dalam mewujudkan sekolah unggul, berkarakter, inovatif, dan berdaya saing.
Membuka wawasan ke dunia internasional bukan sekadar memperluas pengalaman perjalanan. Lebih dari itu, kesempatan tersebut menjadi ruang untuk belajar, berefleksi, dan membawa gagasan baru bagi kemajuan pendidikan.
Editor: Moh. Ernam