Misbach menyampaikan materi kajian bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) putra di Ruang Briefing Smamda, Jumat (25/9/2026). (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id) Misbach menyampaikan materi kajian bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) putra di Ruang Briefing Smamda, Jumat (25/9/2026). (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id)

Menata Hati, Menjemput Berkah: Kajian GTK Putra Smamda Sidoarjo Kupas Ikhtiar Menikmati Hidup

Bilad Tajdidul Islahi | 26 September 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo menggelar Kajian Putra Guru, Tenaga Kependidikan, dan Karyawan (GTK) di Ruang Briefing Smamda, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini diikuti 55 GTK putra.

Kajian menghadirkan Misbach,, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo sekaligus guru Al-Islam Smamda Sidoarjo, sebagai narasumber.

Mengangkat tema “Ikhtiar Menikmati Hidup: Menata Hati, Menguatkan Ikhtiar, Menjemput Keberkahan”, kajian membahas sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menjalani kehidupan dengan rasa syukur dan ketenangan, baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerja.

Dalam paparannya, Misbach menyampaikan bahwa kebahagiaan maupun kesedihan dapat memengaruhi suasana di lingkungan sekitar. Karena itu, ia mengajak peserta membangun suasana positif melalui sikap dan perilaku sehari-hari.

“Ketika kita menunjukkan sikap gembira dan penuh senyum, energi positif itu akan turut memengaruhi suasana di sekitar kita. Sebaliknya, jika kita datang dengan sikap murung dan sinis, suasana akan menjadi tegang dan jauh dari rasa damai,” ujar Misbach.

Ia kemudian memaparkan sejumlah ikhtiar untuk menikmati kehidupan dengan lebih tenang. Di antaranya menjaga keharmonisan rumah tangga, menciptakan suasana damai di tempat kerja, menjaga kesehatan, mencukupi kebutuhan fisik secara wajar, mengurangi beban utang, mencari rezeki yang halal, meningkatkan rasa syukur, serta menghindari kebiasaan membandingkan kehidupan diri dengan orang lain.

Mengutip Al-Qur’an Surat Ar-Rum ayat 21, Misbach menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan suami istri. Menurutnya, rumah tangga yang harmonis dapat menjadi ruang untuk saling memberi rasa aman, dukungan, dan ketenangan ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Menjaga Rezeki dan Menghindari Membandingkan Diri

Misbach juga mengingatkan peserta untuk memperhatikan sumber rezeki yang diperoleh. Menurutnya, rezeki yang halal menjadi bagian penting dalam membangun ketenangan dan keberkahan kehidupan.

“Harta yang diperoleh dari jalan yang halal akan mendatangkan keberkahan, ketenangan hati, serta diterimanya amal dan doa. Sebaliknya, harta yang tidak halal justru akan menghilangkan keberkahan dan merusak ketenteraman batin kita,” tuturnya.

Pada bagian akhir kajian, Misbach mengajak para guru dan karyawan tidak mudah iri ketika melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih baik. Setiap keluarga, kata dia, memiliki dinamika dan perjuangan yang tidak selalu terlihat dari luar.

“Jangan sibuk membandingkan hidup kita dengan orang lain. Fokuslah bersyukur atas apa yang Allah amanahkan kepada kita, karena setiap keluarga punya ujian dan perjuangannya masing-masing,” pungkasnya.

Kajian tersebut diharapkan menjadi bekal spiritual bagi GTK putra Smamda Sidoarjo untuk menjalani tugas dan kehidupan sehari-hari dengan hati yang lebih tenang, bersyukur, dan berorientasi pada keberkahan.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo