Foto bersama dari sebelah kiri Derent, Orlin, pembina Nur Alfian, Jasmine, dan Helua. Setelah memenangkan lomba debat di universitas muhammadiyah sidoarjo(10/01/26)(dokumentasi smamda.sch.id) Foto bersama dari sebelah kiri Derent, Orlin, pembina Nur Alfian, Jasmine, dan Helua. Setelah memenangkan lomba debat di universitas muhammadiyah sidoarjo(10/01/26)(dokumentasi smamda.sch.id)

Lima Hari Persiapan, Murid Smamda Sidoarjo Sabet Juara Debat Tingkat Jawa Timur

Muhammad Mauludy Falaaakhy | 28 Januari 2026

Detail Berita:


Smamda.sch.id – Pepatah Arab yang menyebutkan “Barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan hasil” benar-benar dibuktikan oleh murid SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo. Meski hanya menjalani persiapan singkat, kolaborasi apik antara kakak dan adik kelas ini sukses mengantarkan Smamda Sidoarjo meraih prestasi membanggakan dalam lomba debat tingkat Jawa Timur.

Ajang debat tersebut diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada 10 Januari 2026. Dalam kompetisi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur itu, tim Smamda Sidoarjo berhasil membawa pulang trofi juara.

Prestasi tersebut diraih oleh duet Maritza Orlin Zahira (kelas X-4) dan Jasmine Ulil Azmi (kelas XI-5). Keduanya tampil impresif di tengah persaingan ketat, meskipun lomba ini menjadi pengalaman perdana mereka dalam mengikuti kompetisi debat formal tingkat provinsi.

Latihan Maraton di Tengah Masa Libur

Keberhasilan ini terasa semakin istimewa mengingat keterbatasan waktu persiapan. Pembina Ekstrakurikuler Debat Smamda Sidoarjo, Nur Alfian Sasmito Putro, mengungkapkan bahwa masa libur akhir semester sempat menjadi kendala dalam proses latihan.

“Anak-anak baru kembali masuk sekolah pada 5 Januari 2026, sementara lomba sudah digelar pada 10 Januari. Praktis, kami hanya memiliki waktu efektif lima hari untuk mematangkan materi dan strategi debat,” ujar Alfian.

Ia menjelaskan, pemilihan Maritza dan Jasmine melalui proses seleksi internal yang cukup ketat sebelum libur semester dimulai. Setelah terpilih, keduanya langsung menjalani latihan intensif setiap hari sepulang sekolah, bahkan hingga malam hari.

Fokus Materi Pendidikan dan Teknologi

Selama masa persiapan singkat tersebut, tim difokuskan pada penguasaan isu-isu seputar pendidikan dan teknologi. Topik ini menjadi materi utama dalam mosi-mosi yang diperdebatkan selama kompetisi.

Menurut Alfian, meski baru pertama kali tampil di panggung lomba debat, mental dan kemampuan analisis murid Smamda Sidoarjo terbukti solid. “Alhamdulillah, kerja keras mereka terbayar dengan meraih Juara II. Ini capaian yang luar biasa untuk tim debutan,” ungkapnya.

Borong Penghargaan Kategori Khusus

Tak hanya berhenti pada raihan juara, Smamda Sidoarjo juga mencatatkan prestasi lain melalui tim berbeda. Pasangan Queenie Helua Ulimaz Hakim (kelas X-1) dan Derent Asher Pradana (kelas X-8) berhasil meraih Special Award Argumentasi Terkuat.

Penghargaan tersebut diberikan oleh dewan juri atas ketajaman logika, kekuatan premis, serta konsistensi argumen yang mereka tampilkan sepanjang sesi debat. Capaian ini semakin menegaskan keberhasilan pembinaan kemampuan berpikir kritis dan karakter akademik di Smamda Sidoarjo.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo