Lewat Analisa Kasus Medis, Nadia Pritta Melenggang ke Podium Olimpiade Biologi Indonesia | Smamda Sidoarjo - The Outstanding School
Nadia Pritta Harsanti, murid kelas XII-2 SMAMDA, menunjukkan medali dan sertifikat bronze medal Olimpiade Biologi Indonesia (OBI). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Nadia Pritta Harsanti, murid kelas XII-2 SMAMDA, menunjukkan medali dan sertifikat bronze medal Olimpiade Biologi Indonesia (OBI). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Lewat Analisa Kasus Medis, Nadia Pritta Melenggang ke Podium Olimpiade Biologi Indonesia

Silwana Mumtaza | 07 November 2026

Detail Berita:

SMAMDA.SCH.ID – Ketekunan belajar dan keberanian menghadapi tantangan mengantarkan Nadia Pritta Harsanti, murid kelas XII-2 SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, meraih bronze medal dalam Olimpiade Biologi Indonesia (OBI). Kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan Indonesia Scientific Society (ISS) ini berlangsung melalui dua tahap, yakni secara daring pada 19–20 September 2026 dan babak grand final secara luring pada 16–18 Oktober 2026 di Bandung.

 

Nadia bersaing dengan 408 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dalam kompetisi bidang Biologi tersebut. Perjalanan menuju podium penghargaan dimulai melalui babak semifinal dan final yang dilaksanakan secara daring. Peserta yang lolos kemudian melanjutkan kompetisi pada babak grand final secara langsung di Bandung.

 

Salah satu pengalaman paling menantang bagi Nadia terjadi saat babak grand final. Peserta tidak hanya dituntut menguasai materi Biologi, tetapi juga harus mempresentasikan hasil analisis studi kasus medis dan menjawab pertanyaan dari dewan juri.

 

“Hal yang paling menegangkan adalah ketika harus mempresentasikan hasil analisis studi kasus medis dan melakukan sesi tanya jawab dengan dewan juri,” ungkapnya.

 

Menghadapi kompetisi tersebut, Nadia mempersiapkan diri dengan belajar secara konsisten. Persiapannya tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga latihan soal dan evaluasi untuk mengukur pemahaman.

 

“Saya juga berlatih berbicara di depan umum agar lebih percaya diri saat menyampaikan hasil analisis,” ujar Nadia.

 

Saat memasuki babak final, Nadia mengaku merasakan gugup sekaligus antusias karena ingin memberikan hasil terbaik. Kerja keras yang dijalani akhirnya membuahkan hasil. Pengumuman perolehan bronze medal menjadi momen yang penuh rasa syukur dan haru baginya.

 

“Meski awalnya menghadapi beberapa kesulitan, kerja keras akhirnya membuahkan hasil. Saya sangat bersyukur dan terharu karena usaha yang dilakukan selama ini tidak sia-sia,” tuturnya.

 

Menurut Nadia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi belajar, kemampuan berbicara di depan umum, serta doa dan menjaga ibadah. Selama mengikuti kompetisi, ia juga mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing serta dukungan penuh orang tua dan keluarga.

 

Atas pencapaian tersebut, Nadia memperoleh medali dan sertifikat kejuaraan. Ia berharap pengalaman mengikuti OBI dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan di kampus impian sekaligus meraih prestasi pada jenjang berikutnya.

 

Nadia juga berpesan kepada teman-temannya agar tidak ragu mencoba berbagai kesempatan kompetisi.

 

“Jangan takut untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman. Jangan terlalu terpaku pada hasil akhir, tetapi nikmati setiap prosesnya. Teruslah belajar, berusaha, dan percaya pada kemampuan diri sendiri karena setiap pengalaman dalam kompetisi pasti membawa pelajaran dan kesempatan untuk berkembang,” pesannya.

 

Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo