Detail Berita:
SMAMDA.SCH.ID – Kegemaran menggambar dan membuat komik sejak duduk di bangku SMP mengantarkan Lovystra Navalletsa Quinalavda, murid kelas XI-1 International Class SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, menjadi ilustrator buku anak yang diterbitkan secara nasional.
Lovystra dipercaya mengerjakan ilustrasi buku berjudul Incenia Spark: Kenapa Turun Hujan? yang diterbitkan Penerbit Ansila Mediatama. Buku tersebut merupakan bagian dari seri edukasi sains yang mengenalkan pengetahuan kepada anak-anak usia sekolah dasar melalui cerita yang menarik dan menyenangkan.
Melalui ilustrasinya, Lovystra menghidupkan karakter Cenio dan kawan-kawan dengan gambar penuh warna dan ekspresif. Ilustrasi tersebut tidak sekadar mempercantik tampilan buku, tetapi juga membantu pembaca cilik memahami proses terjadinya hujan dengan cara yang lebih sederhana dan menyenangkan.
Bagi Lovystra, kesempatan ini menjadi pengalaman istimewa. Untuk pertama kalinya, karya gambarnya hadir dalam sebuah buku yang dapat dinikmati masyarakat luas.
“Aku sudah suka ngomik dan menggambar sejak SMP. Senang banget akhirnya bisa ikut dalam proyek buku ini,” ungkap Lovystra.
Ia mengaku senang sekaligus terharu karena hobi yang selama ini ditekuni akhirnya dapat menjadi karya yang dibukukan dan dibaca banyak orang.
“Ini pertama kalinya ilustrasiku dibukukan dan bisa dibaca banyak orang. Rasanya campur aduk antara senang dan haru,” tambahnya.
Ketertarikan Lovystra terhadap dunia literasi tidak hanya melalui gambar. Sebelumnya, ia juga pernah terpilih menjadi salah satu penulis buku antologi Semesta Bercerita yang diselenggarakan Ellunar Publisher. Pengalaman tersebut menunjukkan minatnya dalam mengembangkan kreativitas, baik melalui tulisan maupun ilustrasi.
Pembina ekstrakurikuler Klub Literasi SMAMDA Sidoarjo, Niswatul Hikmah A, menjelaskan bahwa keterlibatan Lovystra dalam proyek buku tersebut berawal ketika tim penerbit sedang mencari ilustrator yang sesuai dengan konsep buku. Ia kemudian teringat pada karya gambar Lovystra yang pernah dilihatnya.
Setelah mempertimbangkan kesesuaian gaya ilustrasi dengan kebutuhan buku dan mendapat persetujuan dari direktur penerbitan, Lovystra akhirnya dipercaya mengerjakan ilustrasi buku tersebut. Proses ini sekaligus menjadi kesempatan bagi murid untuk berkolaborasi dalam proyek penerbitan bersama penulis.
Niswatul mengaku senang melihat karya murid yang selama ini dikenal melalui aktivitas literasi di sekolah dapat berkembang hingga diterbitkan menjadi buku.
Kisah Lovystra menunjukkan bahwa prestasi murid tidak selalu harus berawal dari kompetisi atau perlombaan. Ketekunan mengembangkan minat, keberanian mencoba, dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dapat membuka jalan menuju berbagai pencapaian.
SMAMDA Sidoarjo terus mendorong murid untuk mengenali dan mengembangkan potensinya, termasuk melalui kegiatan literasi dan kreativitas. Pengalaman Lovystra menjadi salah satu contoh bahwa hobi yang ditekuni dengan sungguh-sungguh dapat berkembang menjadi karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Editor: Khusnul Isa