Menyulam Mimpi ke Negeri Ginseng (Seri ke-8) Belajar Matematika dengan Platform Gangwon-Airo di Seorak High School

Ernawati Kristinningrum, S.T., M.Pd. | 04 Januari 2026

Detail literasi:

Jumat pagi, 17 Oktober 2025, pukul 09.00 waktu Korea Selatan, delegasi KLIC Indonesia 2025 bersiap meninggalkan Marinabay Sokcho Hotel. Perjalanan sekitar 30 menit membawa kami menuju Seorak High School, salah satu sekolah unggulan di Provinsi Gangwon dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di bidang pendidikan.

Begitu turun dari bus, perhatian kami langsung tertuju pada videotron di pintu masuk sekolah. Tertulis pesan belasungkawa atas musibah yang dialami Pondok Pesantren Al Qozini. Jarak yang begitu jauh tak menghalangi empati. Kami terharu menyaksikan wujud kepedulian lintas negara—sebuah pengingat bahwa nilai kemanusiaan melampaui batas geografis.

Kunjungan dibuka oleh Kepala Sekolah, Mr. Kim Hocheon, yang menyampaikan bahwa kehadiran delegasi KLIC Indonesia 2025 di Seorak High School sangat tepat. Sekolah ini dikenal sebagai institusi yang unggul dalam integrasi AI di lingkungan belajar. Bukan sekadar konsep, tetapi sudah menjadi praktik nyata dalam keseharian pembelajaran.

Sesi utama dipandu oleh Mr. Yeon, guru matematika bergelar master di bidang AI Education. Ia memperkenalkan platform Gangwon-Airo, sebuah sistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Kantor Pendidikan Provinsi Gangwon.

Platform ini dirancang sebagai sistem terintegrasi yang:

  • Menyediakan pembelajaran yang dipersonalisasi sesuai tingkat dan karakteristik siswa
  • Mendukung persiapan kelas guru
  • Memfasilitasi evaluasi siswa berbasis data
  • Membantu konsultasi masuk universitas
  • Meningkatkan efisiensi administrasi sekolah

Karena dipandu oleh guru matematika, implementasi platform tersebut kami rasakan langsung dalam pembelajaran “Airo AI Mathematics”. Setiap peserta menggunakan tablet masing-masing untuk mempelajari konsep menentukan besar sudut pada segitiga dalam lingkaran. Penyampaian materi berlangsung santai, interaktif, dan berbasis eksplorasi. Kami merasakan bagaimana teknologi benar-benar menjadi alat bantu berpikir, bukan sekadar pelengkap.

Gaya belajar seperti ini menunjukkan bahwa pendidikan di era teknologi memang mengalami transformasi. AI bukan lagi masa depan, melainkan bagian dari realitas pembelajaran hari ini.

Agenda dilanjutkan dengan observasi kelas. Perwakilan siswa mendampingi kami berkeliling fasilitas sekolah—laboratorium sains, ruang kelas interaktif, hingga studio seni—semuanya sarat sentuhan teknologi. Sepanjang lorong, para siswa menyapa ramah, “Annyeonghaseyo,” dengan senyum ceria. Kesopanan dan kebahagiaan mereka menjadi gambaran nyata bahwa lingkungan belajar yang baik melahirkan suasana yang positif.

Menjelang waktu siang, kunjungan pun diakhiri untuk memberi kesempatan kepada delegasi laki-laki menunaikan salat Jumat. Kami meninggalkan Seorak High School dengan rasa kagum dan inspirasi baru—bahwa integrasi AI dalam pendidikan bukan hanya soal perangkat canggih, tetapi tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk memanusiakan proses belajar.

Sebuah pengalaman berharga yang akan terus kami bawa dalam perjalanan KLIC Indonesia 2025.

Sampai jumpa pada seri berikutnya.

Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo