Dari kiri: Talita Syafiyah Safitri, Prof Dr Syafiq A Mughni MA, Adistya Marella Kesa Damara. (15/08/2026). (Dok.pribadi/smamda.sch.id) Dari kiri: Talita Syafiyah Safitri, Prof Dr Syafiq A Mughni MA, Adistya Marella Kesa Damara. (15/08/2026). (Dok.pribadi/smamda.sch.id)

Temui Ketua PP Muhammadiyah, Jurnalis Al-Qolam Smamda Bahas Gerakan Lintasiman, Ekologi, hingga Internasionalisasi

Ubay N.A | 18 Agustus 2026

Detail Berita:


Smamda.sch.id.— Tim Redaksi Majalah Al-Qolam SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo berkunjung ke kediaman Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Syafiq A Mughni MA, Sabtu (15/8/2026).

Tim Al-Qolam Smamda Sidoarjo diwakili oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Adistya Marella Kesa Damara dan reporter Talita Syafiyah Safitri. Dalam kunjungan tersebut, keduanya membersamai Tim Redaksi Majalah MATAN, yakni Pemred Ainur Rofiq Sophiaan, Sekretaris Redaksi Anifatul Asfiyah, dan Penata Letak (Layouter) sekaligus Fotografer Edo Subagyardjo. Selain itu, juga terdapat dua reporter Maklumat.id, Sekretaris Redaksi Pwmu.co, serta Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof Dr Achmad Zuhdi DH MFilI.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari peringatan Milad 20 tahun Majalah MATAN, yang telah berdiri sejak Agustus 2006 silam.

Di sela-sela obrolan, Pemred Majalah MATAN Ainur Rofiq Sophiaan berpesan kepada Tim Redaksi Al-Qolam supaya terus bersemangat dan mengambil ilmu dari jejaring narasumber yang ditemui.

"Jadi harus semangat terus ini adik-adik. Apalagi ini kalian belajarnya langsung dari Prof Syafiq ini, Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi urusan hubungan dan kerja sama internasional," ujarnya.

Selepas bercengkerama hangat dan berdiskusi santai, Adistya dan Talita melakukan wawancara eksklusif bersama Prof Syafiq, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Banyak hal dibahas, terutama berkaitan dengan program JISRA (Joint Initiative for Strategic Religious Action), Eco Bhineka Muhammadiyah, serta gerakan lintasiman untuk mengatasi krisis iklim yang dilakukan Muhammadiyah di bawah arahan Prof Syafiq.

Tak cuma itu, mereka juga berdiskusi tentang bagaimana internasionalisasi gerakan dan kelembagaan Muhammadiyah di luar negeri, di mana kini tercatat sudah lebih dari 30 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) berdiri di luar negeri dan berstatus hukum sesuai ketentuan di negara masing-masing.

"Jadi Muhammadiyah sekarang sudah punya sekitar 30-an PCIM di luar negeri dan berstatus hukum sesuai negara tempatnya berdiri," terang Prof Syafiq, seraya menambahkan supaya para pelajar dan kader-kader muda Muhammadiyah terus semangat belajar dan berorganisasi.

Prof Syafiq juga mengungkapkan, cabang istimewa Muhammadiyah di berbagai negara tersebut tidak hanya berdiri sebagai organisasi atau perkumpulan, tetapi juga mampu menghadirkan berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di luar negeri, mulai dari TK ABA, sekolah, hingga perguruan tinggi.

Wawancara lengkap bersama Prof Syafiq tersebut bakal dipaparkan dalam ulasan pada Majalah Al-Qolam Smamda Sidoarjo edisi 41 yang akan terbit pada Bulan Oktober 2026 mendatang.


Editor    : Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo