Salah satu peserta lomba Parade Semaphore SMAMDA Festival 2026 sedang unjuk kebolehan di depan juri, Jum'at (16/1/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Salah satu peserta lomba Parade Semaphore SMAMDA Festival 2026 sedang unjuk kebolehan di depan juri, Jum'at (16/1/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Sorak dan Irama Menghentak, Parade Semaphore SMAMDA Festival 2026 Pukau Penonton

Moh. Ernam | 20 Januari 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID - SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo menggelar Lomba Parade Semaphore dalam rangkaian SMAMDA Festival 2026, Jum'at (16/1/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah ini menyuguhkan adu atraksi semaphore dance dari berbagai regu kepanduan, diiringi lantunan musik menghentak dan sorak-sorai penonton yang memadati area depan panggung utama.

Sebanyak 10 regu turut ambil bagian dalam lomba ini. Tujuh regu berasal dari Gerakan Pramuka dan tiga regu dari Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. Para peserta menampilkan kreativitas terbaiknya melalui perpaduan gerakan semaphore, tari, musik, hingga unsur teatrikal yang memukau juri dan penonton.

Salah satu juri lomba, Mahardi Rahayuningtyas, yang akrab disapa Bunda Maharti, menilai secara umum penampilan seluruh peserta sudah sangat baik. Menurutnya, ada empat kriteria utama dalam penilaian lomba parade semaphore, yakni ketepatan, kekompakan dan kreativitas, keselarasan gerak, serta kostum.

“Rata-rata gerakan peserta sudah sangat bagus, terutama dari sisi ketepatan. Karena kata yang disampaikan hanya ‘SMAMDA Festival Menuju Juara’, maka secara teknis relatif mudah bagi seluruh peserta,” ujar Bunda Maharti.

Ia menambahkan, kreativitas menjadi nilai lebih yang membedakan satu regu dengan regu lainnya. Beberapa peserta bahkan mengombinasikan semaphore dengan berbagai genre tari, mulai dari tari tradisional, modern, hingga tarian India dan Korea.

“Ada satu regu yang dari awal sampai akhir menggunakan lagu India, dan gerakannya pun benar-benar mengadaptasi tarian India. Selama tidak mengandung unsur yang dilarang, kreativitas seperti ini justru sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” tambahnya.

Tak hanya tarian, sejumlah regu juga menampilkan musikalisasi puisi, gaya teatrikal, hingga atraksi cheerleader. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah formasi piramida, di mana peserta memanfaatkan tubuh anggota regu untuk mengangkat rekannya sebagai bagian dari koreografi.

Selain penilaian juara umum, panitia juga memberikan penghargaan kostum terbaik. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan seragam kepanduan sebagai identitas utama, dengan tambahan aksesori dan properti yang mendukung penampilan.

“Seragam kepanduan tetap harus menjadi identitas utama. Aksesori dan properti boleh ditambahkan selama mendukung penampilan dan tidak berlebihan,” jelas Bunda Maharti.

Pengumuman pemenang lomba Parade Semaphore dijadwalkan pada 7 Februari 2026 bersamaan dengan puncak acara SMAMDA Festival 2026. Panitia berharap ajang ini dapat menjadi wadah pengembangan kreativitas sekaligus mempererat persaudaraan antarkepanduan.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo