Tim Pemanah Smamda Sidoarjo, berhasil meraih  dua kejuaraan sekaligus di ajang Archery Series 2026, Selasa (21/4/2026). (Dian Arif/smamda.sch.id) Tim Pemanah Smamda Sidoarjo, berhasil meraih dua kejuaraan sekaligus di ajang Archery Series 2026, Selasa (21/4/2026). (Dian Arif/smamda.sch.id)

Murid Smamda Gemilang di Archery Series 2026: Buktikan Prestasi Lewat Olahraga Sunnah

Alfi Faridian | 22 April 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID - Kontingen panahan SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Archery Series Stage 1 2026 tingkat Jawa Timur. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) ini berlangsung di Lapangan Desa Silir, Kabupaten Kediri, pada 13–19 April 2026.

Dalam kejuaraan yang diikuti pemanah dari berbagai kelompok usia tersebut, tim Smamda berhasil membawa pulang sejumlah medali. Pada kategori beregu putra, trio Alexandrio Putra Permata (XI-5), Achmad Royan Azzi (XI-7), dan M. Baihaqy Rievan Y. (X-3) sukses meraih juara II.

Sementara itu, prestasi juga datang dari kategori mix team melalui penampilan solid Shafiyah Rahma Y. (X-2), Almira Cordelia (X-2), dan Mazaya Syifa Putri (X-2) yang berhasil meraih juara III.

Tantangan Mental di Tengah Persaingan Terbuka
Pelatih tim panahan Smamda, Gatot Ariyanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini diraih melalui proses latihan yang tidak mudah. Selain menghadapi tantangan fisik, para atlet juga harus menguatkan mental, terlebih karena kompetisi ini bersifat terbuka dan diikuti atlet yang lebih senior.

“Awalnya anak-anak sempat kurang percaya diri. Tapi kami terus menekankan pentingnya fokus dan keberanian saat bertanding,” ujarnya.

Semangat juang para atlet menjadi kunci utama keberhasilan. Alexandrio Putra Permata, yang juga menjabat sebagai Ketua Ekstrakurikuler Panahan Smamda, berperan besar dalam menjaga motivasi tim.

“Kami datang untuk menang. Latihan serius yang kami jalani setiap hari akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya.

Dari Sunnah ke Prestasi: Inspirasi di Balik Busur dan Anak Panah
Bagi Alex, memanah bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari nilai spiritual. Ia mengaku tertarik karena memanah termasuk olahraga yang dianjurkan dalam Islam.

“Selain menyehatkan dan menyenangkan, memanah juga menjadi sarana menjalankan sunnah,” tuturnya.

Ia juga sempat menghadapi tantangan pribadi berupa kurangnya restu orang tua di awal perjalanan. Namun, keberhasilannya meraih prestasi kini justru menghadirkan dukungan penuh dari keluarga.

Prestasi ini menjadi modal berharga bagi ekstrakurikuler panahan Smamda. Rencananya, deretan medali tersebut akan dipamerkan dalam kegiatan Bazar Ekstrakurikuler sebagai bukti nyata dedikasi dan capaian tim.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk terus berprestasi, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius dalam setiap aktivitas.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo