Modul Ajar dan Pembelajaran Berdiferensiasi

Alful | 22 April 2022

Detail Berita:

Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Februari 2021 membuka seleksi bagi seluruh sekolah di Indonesia yaitu Program Sekolah Penggerak (PSP). Alhamdulillah, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo lolos sebagai Sekolah Pelaksana PSP. Sebagai konsekuensinya, pada tahun ajaran 2021/2022, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo harus melaksanakan Kurikulum PSP untuk siswa kelas X.

Ada beberapa perubahan pada Kurikulum PSP dibandingkan dengan Kurikulum sebelumnya, yaitu Kurikulum 2013. Salah satunya yaitu perangkat ajar yang harus disiapkan oleh Bapak/Ibu Guru. Contohnya, kalau di Kurikulum 2013, semua guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebelum mengajar, sedangkan di Kurikulum PSP, guru harus menyusun Modul Ajar atau dikenal dengan RPP plus.

Karena merupakan hal yang baru, maka sekolah mengadakan pendampingan bagi guru-guru tentang segala hal yang berkaitan dengan kurikulum PSP. Awal tahun ajaran 2021/2022, sekolah sudah mengadakan In House Training (IHT) untuk seluruh guru pengajar kelas X atau Fase E.

Pada tahun ajaran 2022/2023 yang dimulai pada Juli 2022 mendatang, SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo harus melaksanakan kurikulum PSP untuk kelas X (Fase E) dan kelas XI (Fase F).  Sebagai persiapan, Rabu, 13 April 2022, sebanyak 19 guru, yang terdiri atas anggota komite pembelajaran PSP dan guru kelas XI yang belum mengikuti IHT mengikuti pendampingan Implementasi Kurikulum PSP dengan narasumber Pengawas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sidoarjo, Dra Mijiatun Sri Hartyatni, S.Pd. M.Si.

Kegiatan pendampingan berlangsung sekitar 4 jam yaitu pukul 08.00-12.00, dibuka oleh Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, ibu Wigatiningsih, M.Pd. Pendampingan diisi dengan presentasi oleh bu Tya, panggilan akrab dari Dra Mijiatun Sri Hartyatni, S.Pd. M.Si. Bu Tya menjelaskan tentang penyusunan modal ajar dan pembelajaran berdiferensiasi (pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu). Pada bagian akhir pendampingan, diisi dengan presentasi contoh modul ajar berdiferensiasi oleh Suwidiyanti, M.Pd., guru Matematika sekaligus anggota Komite Pembelajaran Program Sekolah Penggerak SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo.

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2021 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo