Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin menyampaikan materi pada Forum Ta'aruf Wali Murid di Auditorium KH AR Fachruddin, Sabtu (18/7/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Kepala SMAMDA Sidoarjo M. Zainul Arifin menyampaikan materi pada Forum Ta'aruf Wali Murid di Auditorium KH AR Fachruddin, Sabtu (18/7/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Kepercayaan Orang Tua Jadi Amanah, Kepala SMAMDA Sidoarjo Siap Antarkan Murid Raih Cita-cita

Moh. Ernam | 24 Juli 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID, Sidoarjo – Kepala SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyampaikan komitmen sekolah untuk menjaga amanah orang tua dalam mendidik putra-putrinya selama tiga tahun. Hal itu disampaikan saat Forum Ta'aruf Wali Murid di Auditorium KH AR Fachruddin, Sabtu (18/7/2026).

Di hadapan ratusan wali murid, ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMAMDA Sidoarjo.

"Atas kepercayaan Bapak Ibu menitipkan putra-putrinya selama tiga tahun kepada kami, insyaallah amanah ini akan kami jalankan dengan sungguh-sungguh. Kami ingin mengantarkan mereka meraih cita-cita, bahagia di dunia dan akhirat," ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama pendidikan di SMAMDA bukan hanya mencetak murid berprestasi, tetapi juga membangun karakter Islami yang kuat. Ia mengingatkan bahwa anak merupakan amanah sekaligus investasi terbesar bagi orang tua.

"Aset terbesar kita bukanlah harta yang dimiliki, tetapi anak-anak yang Allah titipkan kepada kita. Karena itu, kami ingin membentuk mereka menjadi pribadi yang berkarakter Islami dan selalu mendoakan kedua orang tuanya," tuturnya.

Ia kemudian menjelaskan visi SMAMDA sebagai sekolah unggul dan berkarakter berdasarkan nilai-nilai Islam.

"Keunggulan tidak hanya dimiliki sekolah, tetapi juga harus tampak pada murid, guru, dan seluruh warga sekolah. Karena itu, semua kami dorong untuk terus belajar dan berkembang," katanya.

Zainul menegaskan seluruh program sekolah dijalankan berdasarkan Rencana Strategis (Renstra), bukan semata-mata kebijakan pimpinan. Lima fokus utama pengembangan sekolah meliputi pendidikan holistik, penguatan budaya Islami, tata kelola berbasis sistem informasi, peningkatan prestasi akademik dan nonakademik, serta penguatan kerja sama dengan berbagai lembaga di dalam maupun luar negeri.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap murid akan memperoleh layanan pendidikan sesuai potensi dan kompetensinya.

"Kami tidak ingin memaksakan anak masuk kelas tertentu hanya karena keinginan orang tua. Penempatan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kemampuan agar mereka berkembang secara optimal," jelasnya.

Dalam bidang pembinaan karakter, SMAMDA menerapkan budaya Islami melalui salat berjamaah, pembiasaan ibadah, dan pengawasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

"Kami mohon dukungan Bapak Ibu terhadap kebijakan pembatasan penggunaan HP di sekolah. Kami ingin menjaga anak-anak dari dampak negatif teknologi sekaligus membentuk kedisiplinan mereka," ungkapnya.

Menutup pemaparannya, Zainul mengajak seluruh wali murid membangun sinergi dengan sekolah selama proses pendidikan berlangsung.

"Keberhasilan pendidikan tidak mungkin dicapai sekolah sendirian. Ketika sekolah dan orang tua berjalan bersama, insyaallah putra-putri kita akan tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan membanggakan," pungkasnya.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo