M. Zainul Arifin, kepala SMAMDA Sidoarjo saat memberikan pengarahan dalam Halal Bihalal di Auditorium AR Fachrudin, Senin (30/3/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) M. Zainul Arifin, kepala SMAMDA Sidoarjo saat memberikan pengarahan dalam Halal Bihalal di Auditorium AR Fachrudin, Senin (30/3/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Halal Bihalal SMAMDA Sidoarjo, Momentum Kembali Fitrah dan Perkuat Karakter Murid

Moh. Ernam | 30 Maret 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Setelah Ramadan, seluruh warga sekolah diharapkan saling memaafkan dan kembali dalam keadaan fitrah agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih baik. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, M. Zainul Arifin, dalam kegiatan Halal Bihalal di Auditorium AR Fachrudin, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga Smamda untuk mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan semangat baru dalam menjalani aktivitas pembelajaran pasca-Ramadan.

Dalam arahannya, Zainul menyoroti capaian ibadah murid selama bulan suci, khususnya dalam mengkhatamkan Al-Qur’an yang dinilai masih perlu ditingkatkan.

“Masih kurang dari lima persen yang sudah khatam Al-Qur’an. Ke depan harus kita tingkatkan, targetnya semua murid bisa mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.

“Banyak sekali hikmah dalam puasa Ramadan. Kita dilatih sabar, jujur, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia memaparkan, kesabaran tercermin dari kemampuan menahan diri, baik dari rasa lapar, haus, maupun menjaga lisan. Sementara itu, kejujuran menjadi nilai penting yang harus terus dijaga, tidak hanya dalam ibadah tetapi juga saat menghadapi ujian di sekolah.

“Kalau tidak jujur, akan sulit ke depannya. Nilai yang diperoleh harus sesuai dengan kemampuan yang sebenarnya,” imbuhnya.

Selain itu, kedisiplinan juga menjadi bagian penting yang dilatih selama Ramadan, mulai dari pengaturan waktu sahur hingga berbuka puasa. Hal ini, menurutnya, menjadi bekal dalam membangun manajemen waktu yang baik bagi murid.

Tak kalah penting, Ramadan juga mengajarkan kepedulian sosial melalui zakat dan kebiasaan berbagi kepada sesama, serta mendorong peningkatan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

“Nilai-nilai Ramadan ini jangan berhenti setelah bulan puasa. Harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Di akhir arahannya, Zainul mengajak seluruh murid untuk menjadikan semangat Ramadan sebagai energi baru dalam belajar serta memperbaiki akhlak dan tanggung jawab.

“Hormati bapak ibu guru, jaga nama baik sekolah, dan jadilah pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada guru dan karyawan untuk terus meningkatkan profesionalisme serta menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.

“Mari kita bangun sekolah ini menjadi tempat yang nyaman, religius, dan berprestasi dengan kerja yang ikhlas,” pungkasnya.

Kegiatan Halal Bihalal ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, serta diharapkan mampu memperkuat karakter dan semangat seluruh warga Smamda Sidoarjo dalam menjalani aktivitas pasca-Ramadan.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo