"Generasi Muda Harus Terampil Berbahasa"

Risha Iffatur | 03 November 2021

Detail Berita:

Momentum sumpah pemuda kali ini dirayakan dengan menyelenggarakan acara Bulan Bahasa.

Webinar yang dibintangi oleh ibu Dian Roesmiati, M. Hum. dari Balai Bahasa Jawa Timur. Beliau sangat memperhatikan perkembangan bahasa Indonesia dan daerah.

 

Menurutnya, generasi muda wajib mengutamakan bahasa Indonesia, mencintai bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing. Tentunya, nasehat berhubungan dengan interaksi sosial di masyarakat luas. Terlebih lagi menguasai bahasa asing juga dijadikan alat untuk berakademis di luar negeri.

 

Pengalaman beliau sebagai ahli bahasa menguraikan kisah-kisah yang menarik.  Kisah mengkaji kekayaan bahasa daerah di negara kita    sampai    peristiwa-peristiwa    yang menyingung persoalan bahasa. Seperti kasus komentar negatif di media sosial yang menyeret beberapa orang untuk dipidana, akhir-akhir   ini.    Hanya   karena   persoalan berkomentar dan menyinggung beberapa orang. Sebagai ahli bahasa yang diminta membantu kepolisian dalam mengungkap kasus seperti itu bukanlah hal biasa. Nah, dititik inilah siswa smamda diminta untuk berhati-hati    dalam    berkomentar    atau berkomunikasi.

 

Dalam perihal penggunaan istilah asing yang tak sesuai dengan makna aslinya. Sehingga tumpang tindih dengan maksud yang   diutarakan.    Seperti   'CP'    atau 'Contact   person'    padahal   di   dalam bahasa Indonesia disebut sebagai 'Narahubung'. Hal     seperti     ini sebenarnya sudah memperlihatkan kemampuan penguasaan bahasa itu sendiri.

 

Setidaknya, sebagai generasi mudah benar-benar       bisa       menempatkan keutamaan berbahasa Indonesianya. Apalagi jika di singgung masalah kesantunan yang memperlihatkan karakter warga ramah ini. Oleh sebab itu, kesadaran terampil berbahasa dan berkomunikasi saat ini menjadi faktor yang amat penting dan berharga.(RIS

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2021 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo