Tim guru Smamda Sidoarjo, Khotibul Umam, Lailil Ma’rufah, dan Alfi Faridian, meraih medali emas dalam ajang National Research and Technology Competition (NRTC). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Tim guru Smamda Sidoarjo, Khotibul Umam, Lailil Ma’rufah, dan Alfi Faridian, meraih medali emas dalam ajang National Research and Technology Competition (NRTC). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Empat Tim Guru dan Karyawan Smamda Sidoarjo Raih Prestasi Nasional dan Internasional

Moh. Ernam | 12 Oktober 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Empat tim guru dan tenaga kependidikan SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo meraih prestasi pada kompetisi riset dan teknologi tingkat nasional dan internasional. Mereka berhasil membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak melalui penelitian di bidang pendidikan, keberlanjutan, dan teknologi.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Scientific Association bekerja sama dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI). Lomba berlangsung secara daring pada 6 Oktober 2026, sedangkan penganugerahan penghargaan dilaksanakan pada 9 Oktober 2026.

Dua tim Smamda meraih medali emas pada ajang National Research and Technology Competition (NRTC). Tim pertama beranggotakan Alfi Faridian, Lailil Ma'rufah, dan Khotibul Umam. Mereka mengusung penelitian kategori Sustainability Development berjudul Penerapan The CHANGE Project untuk Mengoptimalkan Empati Sosial dan Keterampilan Negosiasi pada Materi Keseimbangan Pasar.

Penelitian tersebut mengintegrasikan tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Sosiologi, dan Ekonomi.

“Meraih medali emas ini merupakan wujud komitmen saya dan tim sebagai pendidik untuk terus belajar dan berinovasi. Saya berharap karya ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Smamda serta menjadi inspirasi bagi sesama rekan sejawat untuk terus bereksplorasi,” ujar Alfi.

Tim kedua yang meraih medali emas adalah Suwidiyanti, Elok Kartika Sari, dan Merissa Indah. Mereka mengikuti kategori Pendidikan dengan penelitian berjudul STATLAB (Statistics Laboratory) Berbasis Universal Design for Learning (UDL) dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Literasi Statistik Murid.

Salah satu anggota tim, Elok Kartika Sari, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, proses penyusunan penelitian menjadi tantangan tersendiri karena waktu persiapan yang terbatas di tengah kesibukan masing-masing.

“Alhamdulillah, bersyukur dan bangga sekali atas pencapaian ini! Jujur, perjalanan kali ini benar-benar menguji adrenalin karena persiapan yang sangat mepet di tengah padatnya rutinitas. Namun, berkat kerja keras tim dan komitmen yang kuat, riset ini akhirnya bisa selesai dan diapresiasi,” ujarnya.

Dua Tim Raih Medali Perak Internasional

Prestasi Smamda juga hadir pada kompetisi tingkat internasional. Dua tim berhasil meraih medali perak melalui penelitian di bidang teknologi dan pendidikan.

Tim pertama terdiri atas Silwana Mumthazah, Burhan Auladi, dan Muhammad Mauludi Falahi. Mereka mengikuti kategori Teknologi dengan penelitian berjudul EXAM SMAMDA: Optimizing Technology for Safe and Integrity-Based Digital Assessment.

Penelitian tersebut mengangkat optimalisasi teknologi untuk mendukung pelaksanaan asesmen digital yang aman dan berintegritas.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat senang bisa meraih prestasi di ajang internasional. Insyaallah, kami akan senantiasa meningkatkan kemampuan agar bisa meraih prestasi yang lebih baik,” ujar Silwana.

Tim terakhir terdiri atas Mohammad Ernam, Pratiwi SamsugiArni, dan Ucik Fauziah. Mereka berkompetisi pada kategori Pendidikan dengan mengusung penelitian AgriMath AR: An Innovation in Augmented Reality-Based Mathematics Learning Media for Arithmetic Sequences and Series in the Context of Food Security.

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis Augmented Reality (AR) untuk materi barisan dan deret aritmetika dengan mengaitkannya pada konteks ketahanan pangan.

Ucik Fauziah mengaku bersyukur dapat meraih prestasi pada pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi internasional.

“Alhamdulillah, ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba internasional dan alhamdulillah bisa meraih prestasi,” tuturnya.

Capaian empat tim ini menjadi bukti semangat guru dan tenaga kependidikan Smamda untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran dan teknologi. Melalui riset kolaboratif, mereka berupaya menghadirkan karya yang bermanfaat bagi pendidikan sekaligus memperkuat budaya berprestasi di lingkungan sekolah.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo