Suwidiyanti, Risa Iffatur Rohmah, Pratiwi Samsugiyarni, dan Mohammad Ernam berfoto bersama usai menerima medali pada ME Award 2026 di UMM, Sabtu (8/8/2026). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id) Suwidiyanti, Risa Iffatur Rohmah, Pratiwi Samsugiyarni, dan Mohammad Ernam berfoto bersama usai menerima medali pada ME Award 2026 di UMM, Sabtu (8/8/2026). (Dok. Pribadi/smamda.sch.id)

Empat Guru SMAMDA Sidoarjo Raih Dua Emas dan Dua Perak Lomba Inovasi Pembelajaran ME Award 2026

Moh. Ernam | 12 Agustus 2026

Detail Berita:

SMAMDA.SCH.ID – Empat guru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo berhasil meraih prestasi pada Lomba Inovasi Pembelajaran dalam ajang Muhammadiyah Education (ME) Award 2026. Mereka membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak.

Ajang yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).

Dua medali emas diraih Pratiwi Samsugiyarni dan Risa Iffatur Rohmah. Sementara dua medali perak diraih Suwidiyanti dan Mohammad Ernam.

Pratiwi Samsugiyarni meraih medali emas melalui inovasi pembelajaran Storyscape AI. Inovasi tersebut dipresentasikan di hadapan dewan juri dalam tahapan penilaian lomba.

“Alhamdulillah, kami berhasil meraih medali emas pada ajang nasional yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur,” ujar Pratiwi yang akrab disapa Mam Tiwi.

Ia mengaku tantangan terbesar dalam lomba tersebut adalah meyakinkan dewan juri mengenai keunggulan inovasi yang dikembangkan.

“Waktu presentasi terasa berat karena harus memperlihatkan keunggulan inovasi di hadapan dewan juri. Artinya, kami harus betul-betul menunjukkan nilai lebih dari inovasi yang dikembangkan,” jelasnya.

Sementara itu, Risa Iffatur Rohmah meraih medali emas melalui inovasi LKPD Online untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Media Pembelajaran Berbasis AI

Medali perak diraih Suwidiyanti melalui inovasi Trans Gembira, media pembelajaran untuk materi transformasi geometri. Guru Matematika SMAMDA Sidoarjo tersebut mengembangkan media pembelajaran berbasis Claude AI.

Menurut Suwidiyanti, penghargaan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran.

“Ini penghargaan yang luar biasa dan saya sangat bersyukur. Insyaallah ke depan kami akan mengupayakan penyempurnaan media ini agar bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Mohammad Ernam meraih medali perak melalui inovasi AgriMath AR, media pembelajaran untuk materi barisan dan deret aritmatika.

Keberhasilan empat guru tersebut menjadi kebanggaan bagi SMAMDA Sidoarjo. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAMDA Sidoarjo, Alful Musyrifah, mengapresiasi capaian tersebut.

“Alhamdulillah, guru-guru SMAMDA Sidoarjo berhasil memperoleh medali emas dan perak. Ini menunjukkan guru SMAMDA juga memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola pembelajaran,” tuturnya.

Alful berharap prestasi tersebut menjadi inspirasi bagi guru SMAMDA dan guru lainnya untuk terus mengembangkan inovasi pembelajaran.

“Semoga ini menjadi inspirasi bagi seluruh guru SMAMDA agar ke depan dapat menciptakan inovasi-inovasi yang lebih baik untuk pembelajaran,” harapnya.


Editor: Muhammad Mauludi Falaakhy

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo