Silvana Mumtazah menerima sertifikat dan medali emas kategori Guru Berprestasi pada ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Award) 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026). (Foto: Dok. SMAMDA) Silvana Mumtazah menerima sertifikat dan medali emas kategori Guru Berprestasi pada ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Award) 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026). (Foto: Dok. SMAMDA)

Dua Guru SMAMDA Sidoarjo Raih Emas dan Perak Guru Berprestasi ME Award 2026

Moh. Ernam | 13 Agustus 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Dua guru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo meraih prestasi pada kategori Guru Berprestasi dalam ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Award) 2026 yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).

Silwana Mumthaza meraih Gold Medal, sedangkan Alfi Faridian berhasil memperoleh Silver Medal. Keduanya mengikuti kompetisi yang menjadi bagian dari rangkaian ME Award 2026 tersebut.

Silwana mengatakan, capaian tersebut tidak diraih secara instan. Persiapan mengikuti lomba Guru Berprestasi telah dilakukan sejak dua hingga tiga tahun sebelumnya.

“Persiapannya sudah saya lakukan sejak dua sampai tiga tahun yang lalu. Saya mencari wadah untuk mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperoleh keterampilan baru yang bisa membuka sudut pandang,” ujarnya.

Persiapan dilakukan dengan mengumpulkan berbagai berkas dan capaian yang telah diraih. Salah satu yang menjadi keunggulan Silwana adalah karya ilmiah.

Menurutnya, karya ilmiah menjadi salah satu poin penting dalam penilaian. Selain itu, rekam jejak prestasi selama satu tahun juga menjadi bagian yang dipersiapkan.

Dalam satu tahun, Silwana mengaku telah meraih empat prestasi. Capaian tersebut berupa juara pertama hingga Golden Award.

Usai meraih Gold Medal, Silwana mengaku semakin terpacu untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Prestasi tersebut juga mendorongnya untuk terus meningkatkan jejaring.

Ia menilai networking antarguru, baik secara horizontal maupun vertikal, penting untuk mendukung perkembangan diri. Jejaring tersebut mencakup hubungan dengan sesama guru, pimpinan, maupun unsur persyarikatan.

“Setelah menang, saya semakin terpacu untuk memberikan manfaat kepada orang lain dan meningkatkan jejaring. Networking antarguru, pimpinan, maupun persyarikatan sangat penting untuk kemajuan diri,” katanya.

Selain pengembangan kompetensi, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Silwana untuk meningkatkan pengabdian di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah. Pengabdian dilakukan melalui bidang pendidikan di SMAMDA serta kegiatan di Aisyiyah dan Hizbul Wathan.

Capaian Silwana dan Alfi menambah deretan prestasi guru SMAMDA pada ME Award 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan kompetensi secara berkelanjutan dapat membuka peluang untuk berprestasi dan memberikan manfaat lebih luas.


Editor: Mauludy

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo