Suasana tasyakuran kelulusan ke-47 SMAMDA Sidoarjo di auditorium KH. AR Fachruddin, Kamis (14/05/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Suasana tasyakuran kelulusan ke-47 SMAMDA Sidoarjo di auditorium KH. AR Fachruddin, Kamis (14/05/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Dari Sembilan Murid hingga Mendunia, Perjalanan SMAMDA Sidoarjo Disampaikan dalam Tasyakuran Kelulusan

Moh. Ernam | 14 Mei 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Auditorium KH AR Fachruddin SMA Muhammadiyah 2  (SMAMDA) Sidoarjo, Kamis (14/5/2026), dalam agenda Tasyakuran Kelulusan ke-47 murid kelas XII tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 352 murid kelas XII SMAMDA Sidoarjo dinyatakan lulus 100 persen. 

Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas perjuangan para murid dan dukungan orang tua selama proses pendidikan berlangsung.

“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, hari ini kita berkumpul dalam suasana yang penuh haru dan syukur. Tidak terasa, perjalanan panjang yang penuh cerita, perjuangan, dan doa akhirnya sampai pada titik ini,” ujarnya.

Kepala sekolah juga menyampaikan bahwa keberhasilan para murid bukan hanya dilihat dari hasil kelulusan, melainkan proses panjang yang telah mereka lalui selama menempuh pendidikan di SMAMDA.

“Putra-putri panjenengan hari ini telah tumbuh menjadi generasi yang membanggakan. Bukan hanya karena kelulusan ini, tetapi karena proses panjang yang telah mereka lalui,” tuturnya.

Dari Sembilan Murid hingga Sekolah Unggul Nasional

Dalam laporan tersebut, dipaparkan perjalanan panjang SMAMDA Sidoarjo sejak berdiri pada tahun 1976 dengan hanya sembilan murid dan fasilitas yang sangat sederhana. Sekolah sempat berpindah-pindah lokasi, mulai dari SMP Musasi Desa Jasem, SD Muhida Desa Pucanganom, hingga akhirnya berkembang di Sidowayah.

Perjalanan tersebut terus berkembang melalui berbagai capaian penting, di antaranya menjadi sekolah terakreditasi disamakan pada tahun ajaran 1996/1997, sekolah RSBI pada 2003/2004, memperoleh akreditasi A sejak 2005/2006, hingga terpilih menjadi Sekolah Penggerak dan Sekolah Ramah Anak.

“Tahun ajaran 2025/2026, SMAMDA terpilih menjadi Sekolah Model PM dan KKA,” jelasnya.

Kepala sekolah menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil dari ikhtiar panjang yang dibarengi doa dan komitmen untuk menghadirkan pendidikan unggul berbasis nilai-nilai Islam.

“Semua ini bukan sekadar capaian, tetapi bukti bahwa ikhtiar yang disertai doa tidak pernah mengkhianati hasil,” katanya.

Saat ini, SMAMDA memiliki 61 guru dan 52 tenaga kependidikan. Sebagian besar guru telah tersertifikasi dengan rincian 54 guru bersertifikat pendidik. Dari sisi kualifikasi pendidikan, sebanyak 24 guru berkualifikasi S1, 36 guru S2, dan satu guru bergelar doktor.

Selain itu, sekolah juga terus mengembangkan berbagai program unggulan seperti Boarding School Program (BSP), International Class Program (ICP), Coding Class Program (CCP), Tahfidz Class Program (TCP), dan Holistic Class Program (HCP). Tahun ini, SMAMDA juga berencana membuka Olympiade Class Program (OCP).

Prestasi Lulusan dan Program Unggulan Jadi Kebanggaan

Dalam tiga tahun terakhir, prestasi murid SMAMDA terus meningkat di berbagai tingkatan. Tercatat sebanyak 100 murid meraih prestasi tingkat kabupaten, 139 murid tingkat provinsi, 520 murid tingkat nasional, dan 213 murid tingkat internasional.

Khusus lulusan kelas XII tahun ini, terdapat 182 siswa berprestasi nasional, 147 siswa berprestasi internasional, 39 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP, serta tiga siswa diterima di perguruan tinggi luar negeri. Selain itu, terdapat 51 siswa penghafal Al-Qur’an minimal tiga juz.

“Kami yakin, kecerdasan tanpa iman akan kehilangan arah. Namun kecerdasan yang dibingkai dengan Al-Qur’an akan menjadi cahaya bagi dunia,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, kepala sekolah berpesan kepada seluruh lulusan agar terus menjaga nama baik almamater dan Muhammadiyah di mana pun berada.

“Jangan pernah takut bermimpi, gapailah cita-citamu dan jangan pernah lupa kepada almamater kalian,” pesannya.

Acara tasyakuran kelulusan ke-47 SMAMDA Sidoarjo berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo, Majelis Dikdasmen, komite sekolah, kepala sekolah mitra, wali murid, serta guru dan karyawan SMAMDA Sidoarjo.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo