Alfi Faridian, guru Bahasa Indonesia SMAMDA Sidoarjo, meraih medali perak kategori Guru Berprestasi pada ajang Muhammadiyah Education Awards (MEA) 2026 di UMM, Sabtu (8/8/2026). (Dian Arif Fajar/SMAMDA.SCH.ID) Alfi Faridian, guru Bahasa Indonesia SMAMDA Sidoarjo, meraih medali perak kategori Guru Berprestasi pada ajang Muhammadiyah Education Awards (MEA) 2026 di UMM, Sabtu (8/8/2026). (Dian Arif Fajar/SMAMDA.SCH.ID)

Dari Kelas Sastra hingga Panggung MEA, Pengalaman Alfi Faridian Berinovasi dan Berorganisasi

Alfi Faridian | 13 Agustus 2026

Detail Berita:


Bagi saya, menjadi guru bukan sekadar mengajar dan menyelesaikan materi di kelas. Sejak mengawali pengabdian sebagai guru pada 1998, saya selalu berusaha memegang satu prinsip sederhana: selalu bermanfaat bagi sesama.

Prinsip itulah yang saya bawa ketika mengikuti Muhammadiyah Education Award (MEA) 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (8/8/2026). Saya bersyukur dapat meraih medali perak pada kategori Guru Berprestasi.

Bagi saya, penghargaan tersebut bukan sekadar tentang medali. Ada proses panjang yang mengiringinya. Saya harus menunjukkan berbagai pengalaman, prestasi, aktivitas organisasi, sekaligus inovasi pembelajaran yang telah saya lakukan sebagai guru Bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo.

Saat mempersiapkan lomba, saya kembali melihat perjalanan yang selama ini saya jalani sebagai pendidik. Selain mengajar, saya dipercaya menjadi Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Smamda. Berbagai aktivitas tersebut membuat saya terus belajar dan mencari cara agar pembelajaran semakin dekat dengan kebutuhan murid.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya menghadapi tantangan mengajarkan sastra klasik, khususnya hikayat. Saya melihat sebagian murid generasi Z menganggap hikayat sebagai materi yang kuno, membosankan, dan sulit dipahami.

Dari kegelisahan itulah saya mencoba mencari jalan keluar. Saya kemudian membuat inovasi pembelajaran berupa permainan Ular Tangga Hikayat.

Ide tersebut saya hadirkan agar pembelajaran sastra tidak berhenti pada membaca dan menjawab pertanyaan. Melalui permainan papan interaktif itu, murid belajar sambil bermain. Mereka melempar dadu, berpindah dari satu kotak ke kotak lainnya, kemudian membedah penggalan cerita yang tersedia.

Saya juga mengajak murid menghubungkan nilai-nilai moral dalam hikayat dengan kehidupan mereka pada era digital. Saya ingin mereka menyadari bahwa karya sastra klasik tetap memiliki nilai yang relevan, meskipun zaman terus berubah.

Bagi saya, inovasi pembelajaran tidak selalu harus rumit. Yang terpenting adalah mampu menjawab kebutuhan murid dan membuat mereka terlibat secara aktif dalam proses belajar.

Praktik baik yang saya lakukan juga terus saya bagikan melalui berbagai media sosial, seperti Instagram, YouTube, Facebook, dan TikTok. Saya berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi guru lain yang ingin mengembangkan pembelajaran sesuai karakter murid.

Selain mengembangkan pembelajaran, saya juga aktif dalam berbagai organisasi. Saya pernah menjadi pengurus bidang Humas MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Sidoarjo periode 2023–2025 dan Wakil Ketua Bidang Etik KGBN Pusat periode 2023–2025.

Saat ini saya juga menjadi anggota Pimpinan Majelis PAUDDasmen PDA Kabupaten Sidoarjo serta Sekretaris 2 Badan Musyawarah Perguruan Swasta Sidoarjo. Bagi saya, organisasi menjadi ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus memperluas kebermanfaatan.

Medali perak MEA 2026 melengkapi perjalanan prestasi yang pernah saya raih. Sebelumnya, saya memperoleh Special Award 1 MEA 2024 dan Gold Medal OSBN 2025.

Saya juga bersyukur melihat murid-murid yang pernah saya bimbing terus berkembang. Beberapa di antara mereka berhasil meraih prestasi tingkat nasional, mulai dari musikalisasi puisi hingga penulisan buku antologi.

Pada akhirnya, penghargaan bagi seorang guru bukan hanya tentang apa yang diperoleh dirinya. Kebahagiaan terbesar justru ketika melihat murid tumbuh dan mampu melampaui potensinya.

Itulah alasan saya ingin terus bergerak. Saya ingin terus belajar, berinovasi, berbagi, dan menginspirasi demi kemajuan pendidikan Indonesia.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo