DAKWAH TERPADU GUNA KUATKAN KETAHANAN PANGAN

Wigatiningsih, M.Pd. | 27 Juli 2021

Detail Berita:

Salah satu program kerja  SMAMDA Sidoarjo yang dilaksanakan secara rutin adalah Dakwah Terpadu. Dakwah terpadu adalah dakwah yang dilakukan oleh SMAMDA Sidoarjo pada momentum Idul Adha. Acara ini biasanya dilakukan di dua tempat, yakni di luar sekolah dan di dalam sekolah. Di luar sekolah dilaksanakan di daerah yang minim warga Muhammadiyah dan belum ada tempat pelaksanaan salat Idul Adha di lapangan. Sasaran pelaksanaan itu berdasarkan hasil survey tim Ismuba dan humas, maupun permohonan resmi  dari warga Muhammadiyah setempat.

Ada serangkaian acara yang dilaksanakan pada kegiatan dakwah terpadu. Kegiatan diawali sehari sebelum pelaksanaan Idul Adha. Panitia yang terdiri dari pimpinan sekolah, perwakilan guru, karyawan, dan siswa hadir ke lokasi dakwah. Hari itu dilaksanakan kegiatan temu remaja masjid, mengadakan lomba dan kegiatan yang menggembirakan dengan anak-anak TPQ setempat. Acara dilanjutkan dengan buka puasa Arafah bersama warga sekitar. Malam hari diselenggarakan serasehan dengan pejabat dan warga sekitar lokasi dakwah.

Pada hari Idul Adha atau 10 Dzulhijjah dilaksanakan salat Idul Adha di lapangan dan dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban. Hewan qurban berasal dari bantaun SMAMDA Sidoarjo dan dari warga sekitar. Seluruh hewan qurban yang sudah dipotong, didistribusikan kepada masyarakat sekitar lokasi dakwah terpadu.

Tahun ini, pelaksanaan dakwah terpadu SMAMDA ada yang berbeda. Di tengah pandemi COVID-19 ini sedianya pihak sekolah ingin melakukan ekspansi dakwah. Daerah sasaran adalah kecamatan Krampon kabupaten Sampang. Acara sudah sesuai rencana program kerja. Namun, dengan adanya pemberlakuan PPKM se Jawa Bali pada 3 -25 Juli 2021, rencana berdakwah secara fisik dibatalkan. Panitia dari SMAMDA hanya bisa mengirimkan dana seharga dua ekor sapi kepada PCM Krampon.

Panitia di Sampang melaksanakan amanah tersebut dengan sangat baik. Bersama warga Muhammadiyah dan warga sekitar, hewan qurban dari smamda didistribusikan sesuai rencana. Mereka melaksanakan acara dakwah terpadu dengan warga sekitar sesuai dengan protokol kesehatan yang harus dipatuhi.

Selain itu SMAMDA juga menjalankan instruksi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur yakni menyukseskan program LAZISMU yang bertema QurbanMU Kuatkan Ketahanan Pangan. SMAMDA menyerahkan dana untuk paket qurban yang sudah ditentukan dan akan dihimpun oleh LAZISMU PWM untuk dikelola menjadi masakan siap saji dalam kaleng. Yang dimaksud adalah berupa rendang dan kornet. LAZISMU memberi branding masakan tersebut dengan nama RENDANGMU dan KORNETMU. Masakan dalam kaleng tersebut untuk menguatkan ketahan pangan karena tidak langsung habis saat idul Adha, namun bisa dikonsumsi beberapa waktu sesuai dengan daya tahan makanan kaleng tersebut.

Acara ke tiga SMAMDA di rangkaian dakwah terpadu tahun ini adalah penyembelihan hewan qurban di sekolah dengan prokes yang ketat. Empat ekor sapi disembelih dan didistribusikan kepada warga sekoitar sekolah, guru karyawan, siswa bidik misi, panti asuhan Aisyiyah dan kaum duafa yang sudah didaftar sebelumnya.

Semua itu dilaksanakan selain untuk melaksanakan perintah agama juga untuk menguatkan ketahanan pangan di Jawa Timur pada umumnya  dan di Sidoarjo khususnya.

Semoga pandemi ini segera berakhir. Tahun depan SMAMDA bisa menggerakkan dakwah amar makruf nahi munkar melalui program dakwah terpadu SMAMDA Sidoarjo dan lebih membawa manfaat. Aamiin.  

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2021 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo