Detail Berita:
Smamda.sch.id – Semangat kaderisasi dan pembentukan karakter kepemimpinan kembali digaungkan di SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo melalui kegiatan Pelatihan Kader Taruna Melati (PKTM) 1. Kegiatan perkaderan yang berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Arief Hanafi, S.Sos., M.Si., Gr.
Dalam sambutannya, Arief Hanafi menegaskan bahwa PKTM 1 bukan sekadar agenda pelatihan biasa, melainkan sebuah proses strategis untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan di lingkungan sekolah. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini diproyeksikan menjadi penggerak organisasi sekaligus pemimpin bagi sekitar 700 hingga 1.200 siswa Smamda Sidoarjo pada kepengurusan mendatang.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ikuti seluruh proses perkaderan dengan sungguh-sungguh karena di pundak kalian akan ada amanah besar untuk memimpin dan menggerakkan teman-teman di sekolah,” pesannya di hadapan peserta.
Pada kesempatan tersebut, Arief juga menyampaikan amanat khusus dari Kepala Smamda Sidoarjo, Zainul. Melalui pesan tersebut, seluruh peserta PKTM 1 diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menyebarkan “virus positif” di lingkungan sekitarnya. Virus positif yang dimaksud adalah berbagai pengaruh baik yang dapat menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan budaya saling mendukung di kalangan siswa.
Menurutnya, para kader yang lahir dari proses perkaderan harus mampu menghadirkan energi positif di komunitas maupun lingkaran pertemanan masing-masing. Langkah ini menjadi penting untuk memperkuat kepekaan sosial dan solidaritas antarsiswa yang perlu terus dipupuk melalui berbagai aktivitas organisasi otonom Muhammadiyah.
Lebih lanjut, Arief mengingatkan bahwa banyak materi penting dalam PKTM 1 yang tidak diperoleh di ruang kelas reguler. Nilai-nilai kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, manajemen kegiatan, hingga keterampilan komunikasi menjadi bekal berharga yang akan menunjang perjalanan peserta sebagai calon pemimpin.
Ia pun mendorong seluruh peserta untuk aktif selama pelatihan berlangsung. Bukan hanya mendengarkan materi, tetapi juga berani berdialog, bertanya, mengemukakan pendapat, bahkan memberikan sanggahan secara ilmiah apabila terdapat hal-hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut.
“Ini adalah forum ilmiah, forum intelektual, dan forum dialog. Manfaatkan kesempatan ini untuk bertukar pikiran dan memperluas wawasan,” tegasnya.
Arief menambahkan bahwa mayoritas fasilitator dalam kegiatan tersebut berasal dari kalangan mahasiswa yang dikenal memiliki idealisme kuat serta semangat perjuangan yang tinggi. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi inspirasi sekaligus ruang belajar yang produktif bagi para peserta.
Menutup sambutannya, ia memanjatkan doa agar seluruh rangkaian PKTM 1 berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh peserta. Ia berharap para kader dapat menyerap ilmu dengan baik serta diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesabaran hingga kegiatan berakhir.
Melalui PKTM 1, Smamda Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa.
Editor : Khusnul Isa