Foto Bapak Ibu guru dan karyawan nominasi baju adat terbaik di upacara Hardiknas SMA Muhammadiyah  2 Sidoarjo 2026.Senin (4/5/2026). (Dian Arif fajar/smamda.sch.id) Foto Bapak Ibu guru dan karyawan nominasi baju adat terbaik di upacara Hardiknas SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo 2026.Senin (4/5/2026). (Dian Arif fajar/smamda.sch.id)

Baju Adat Riau, Lampung, Bali, Makassar, Madura Betawi,Jawa Warnai Upacara Hardiknas di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo

Khusnul Isa | 05 Mei 2026

Detail Berita:


Smamda. Sch. id - Suasana berbeda dan penuh warna tampak di halaman SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo pada pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Senin (4/5/2026). 
Seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, karyawan, hingga siswa, tampil memukau dengan mengenakan beragam busana adat Nusantara seperti Riau, Lampung, Bali, Makassar, Betawi, Madura, Jawa dan lain-lain. 

Upacara Hardiknas yang semula dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, sengaja dialihkan ke hari Senin agar dapat diikuti secara lengkap oleh seluruh warga sekolah. Keputusan tersebut justru menambah semarak peringatan, karena semua peserta dapat hadir dan berpartisipasi maksimal dalam balutan budaya Indonesia.

Sejak pagi, halaman sekolah berubah bak panggung budaya nasional. Beragam pakaian adat dengan corak, warna, dan aksesoris khas daerah masing-masing menghadirkan nuansa kebhinekaan yang begitu kental. Baju adat Lampung dengan warna kuning cerah, busana Bali yang anggun, pakaian adat Makassar yang elegan, Betawi yang khas, hingga Jawa yang berwibawa dan Riau yang memukau menjadi pusat perhatian.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Bapak M. Zainul Arifin, S.Kom., M.M., selaku pembina upacara, dalam amanatnya menyampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum menanamkan karakter, semangat belajar, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.

“Pendidikan adalah jalan membangun generasi unggul, sedangkan budaya adalah identitas yang harus dijaga. Melalui peringatan Hardiknas ini, kita ingin seluruh siswa memahami bahwa menjadi pelajar hebat juga berarti mencintai warisan bangsa sendiri,” tutur beliau dengan penuh semangat.

Antusiasme peserta semakin terasa dengan adanya penilaian busana adat paling menarik, unik, dan heboh. Sekolah telah menyiapkan hadiah khusus bagi warga sekolah dengan penampilan terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat melestarikan budaya.

Sorak semangat, senyum bangga, dan rasa percaya diri terlihat dari para peserta yang berlomba menampilkan busana adat terbaik mereka. Tidak sedikit guru dan siswa tampil totalitas dengan riasan serta aksesoris lengkap, sehingga suasana upacara menjadi lebih hidup dan berkesan.

Salah satu siswa Susan kelas Xl. 10 mengaku senang dengan konsep upacara kali ini karena terasa berbeda dari biasanya. “Seru sekali, kami jadi lebih mengenal budaya Indonesia dan bangga bisa memakai baju adat di sekolah,” ujarnya.

Peringatan Hardiknas 2026 di SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo pun menjadi bukti bahwa pendidikan dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya. Dengan semangat kebersamaan dan keberagaman, Smamda Sidoarjo terus berkomitmen mencetak generasi berprestasi yang tetap menjunjung tinggi nilai budaya bangsa.


Editor : Moh. Ernam.

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo