Detail Berita:
SMAMDA.SCH.ID – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menerima kunjungan Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan bersama lima Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan, Rabu (26/8/2026).
Kunjungan berlangsung di Ruang Meeting Smamda Sidoarjo dalam agenda silaturahmi dan study tiru. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Smamda berbagi pengalaman dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) guru dan karyawan.
Rombongan Majelis Dikdasmen PCM Tulangan dipimpin Ketua Majelis Dikdasmen PCM Tulangan Kumara Adji Kusuma. Ia didampingi Sekretaris PCM Tulangan Mashudi Harianto dan Wakil Ketua PCM Tulangan Sumardani.
Turut hadir kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang SDM dari lima AUM pendidikan PCM Tulangan. Kelima AUM tersebut yakni SD Muhammadiyah 8 Tulangan (SD Muhdelta), SD Kreatif Muhammadiyah 2 Tulangan (SD Muda Tusida), SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia), SMA Muhammadiyah 3 Tulangan (Smamuga), dan SMK Muhammadiyah 3 Tulangan (SMK Milan).
Smamda Bagikan Pengalaman Pengelolaan SDM
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, silaturahmi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah penting untuk membangun budaya saling belajar dan berbagi pengalaman.
“Terima kasih dan apresiasi atas silaturahmi serta kesempatan untuk bertukar ilmu dalam mengelola SDM guru dan karyawan di Smamda,” tutur Zainul.
Ia menjelaskan, sistem pengelolaan SDM tidak dapat dibangun secara instan. Sekolah membutuhkan proses panjang untuk membangun sistem yang konsisten dan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurut Zainul, penerapan sistem juga membutuhkan komitmen dan keteladanan dari pimpinan sekolah. Kepala sekolah bersama jajaran wakil kepala sekolah perlu terlibat langsung dalam proses tersebut.
“Dibutuhkan perjuangan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah untuk menerapkan sistem ini,” jelasnya.
Smamda kemudian berbagi pengalaman mengenai berbagai aspek pengelolaan SDM guru dan karyawan. Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi AUM pendidikan PCM Tulangan dalam mengembangkan sistem sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing sekolah.
PCM Tulangan Belajar dari Praktik Baik Smamda
Sekretaris PCM Tulangan Mashudi Harianto menyampaikan apresiasi atas sambutan Smamda. Ia berharap kunjungan tersebut memberikan wawasan bagi AUM pendidikan di lingkungan PCM Tulangan.
“Alhamdulillah, kami bisa bersilaturahmi dan menimba ilmu di sekolah terbaik Persyarikatan. Kami mohon bimbingan dan arahan kepada tim kami dari AUM PCM Tulangan, khususnya terkait pengelolaan SDM yang diterapkan di Smamda,” ungkapnya.
Mashudi mengatakan kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. PCM Tulangan menjadikannya sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola AUM pendidikan.
“Fokus kunjungan kami adalah bagaimana memperbaiki dan meningkatkan kualitas SDM guru dan karyawan agar menjadi lebih baik melalui sistem yang telah dijalankan di Smamda,” imbuhnya.
Ia menilai penguatan SDM menjadi salah satu faktor penting dalam membangun AUM pendidikan yang unggul. Guru dan karyawan perlu memiliki profesionalisme, integritas, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus berkembang.
Ketertarikan AUM pendidikan PCM Tulangan untuk belajar dari Smamda juga tidak terlepas dari berbagai prestasi yang diraih sekolah.
Pada ajang Muhammadiyah Education (ME) Award 2026, Smamda Sidoarjo meraih predikat Juara Umum dengan perolehan 27 medali.
Prestasi tersebut menjadi salah satu hasil dari proses pembinaan dan pengelolaan sekolah yang dilakukan secara berkelanjutan. Bagi Smamda, penguatan SDM menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas layanan pendidikan.
Kunjungan PCM Tulangan menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah. Sekolah dapat saling belajar melalui pertukaran pengalaman, praktik baik, dan evaluasi bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Smamda berharap praktik baik yang dibagikan dapat memberikan inspirasi bagi AUM pendidikan PCM Tulangan. Sebaliknya, Smamda juga memperoleh kesempatan belajar dari pengalaman dan perspektif lembaga lain.
Semangat saling menguatkan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan layanan pendidikan Muhammadiyah.
Editor: Moh. Ernam