Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyerahkan cinderamata kepada kepala SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan di ruang briefing, Rabu (11/3/2026). (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id) Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyerahkan cinderamata kepada kepala SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan di ruang briefing, Rabu (11/3/2026). (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id)

SMAMDA Sidoarjo Jadi Rujukan, SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan Lakukan Kunjungan Belajar

Arief Hanafi | 12 Maret 2026

Detail Berita:


Smamda.sch.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan memperkuat pengelolaan sekolah, rombongan dari SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan melakukan kunjungan ke SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur kepada SMAMDA untuk melakukan pendampingan dan pengawalan bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah yang membutuhkan penguatan manajemen dan pengembangan kelembagaan.

Kunjungan tersebut diikuti oleh 12 orang dari SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan. Rombongan terdiri atas unsur Wakil Ketua PDM bidang Dikdasmen, pengurus Dikdasmen, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta para guru.

Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk belajar langsung mengenai strategi pengelolaan sekolah, penguatan budaya organisasi, serta upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

Kepala SMAMDA, Zainul Arifin, S.Kom., M.M., dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman menyampaikan bahwa keberhasilan mengelola sekolah sangat ditentukan oleh konsistensi seluruh unsur di dalamnya.

“SMAMDA pada awal berdirinya pernah berada pada masa yang sangat sulit. Pernah ada masa ketika jumlah siswa yang masuk hanya enam orang. Namun saat itu kami tidak menyerah. Kami terus melakukan berbagai inovasi dalam pembelajaran, pelayanan kepada siswa, serta membangun kepercayaan masyarakat,” ungkap Zainul.

Ia menambahkan bahwa proses perkembangan sekolah membutuhkan waktu dan kesabaran.

“Dari situ pelan-pelan sekolah ini tumbuh dan berkembang. Alhamdulillah sekarang bisa seperti yang kita lihat. Jadi jika hari ini ada sekolah yang sedang berjuang, itu adalah proses yang juga pernah kami lalui,” imbuhnya.

Menurutnya, merawat dan mengembangkan sekolah membutuhkan konsistensi dalam menjalankan berbagai program.

“Merawat sekolah itu membutuhkan konsistensi. Dalam mengelola sekolah tidak cukup hanya berhenti pada rapat-rapat saja, tetapi harus ada aktualisasi nyata dari setiap keputusan yang diambil,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan kesungguhan seluruh elemen sekolah dalam membangun kepercayaan masyarakat. Dengan kekompakan dan semangat kolektif, sekolah dapat berkembang secara bertahap.

Dalam kesempatan tersebut, Zainul juga memberikan motivasi kepada rombongan dari SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan agar tetap optimis dalam mengembangkan sekolahnya.

“SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan pasti bisa berkembang. Apalagi SDM-nya banyak yang masih muda. Itu menjadi kekuatan tersendiri karena geraknya bisa lebih cepat, lebih kreatif, dan lebih adaptif,” tambahnya.

Melalui kunjungan ini diharapkan terbangun sinergi antar sekolah Muhammadiyah serta lahir berbagai gagasan dan langkah strategis untuk meningkatkan jumlah peserta didik serta kualitas layanan pendidikan di SMA Muhammadiyah 1 Bangkalan.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, berbagi pengalaman pengelolaan sekolah, serta komitmen bersama untuk terus memperkuat jejaring dan kolaborasi antar sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo