Suasana peserta PKDTM ketika mau setor hafalan surat setelah shalat tahajud dan dilanjutkan setelah shalat subuh. Sabtu 13/06/2026 (Dok.smamda.sch.id) Suasana peserta PKDTM ketika mau setor hafalan surat setelah shalat tahajud dan dilanjutkan setelah shalat subuh. Sabtu 13/06/2026 (Dok.smamda.sch.id)

Mengawali Hari dengan Cahaya Al-Qur`an, Peserta PKDTM 1 Berlomba Setor Hafalan

Davika Sukmawati | 17 Juni 2026

Detail Berita:

Smamda.sch.id – Udara dingin yang masih menyelimuti pagi buta tak mampu meredupkan semangat para peserta Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati 1 (PKDTM 1) Smamda Sidoarjo 2026. Justru pada saat sebagian besar orang masih terlelap, para kader muda ini telah bangkit untuk menapaki proses pembinaan mental dan spiritual yang menjadi salah satu ruh utama perkaderan Muhammadiyah.
Sabtu tanggal 13 Juni,  tepat pukul 03.00 WIB, aktivitas di lokasi pelatihan mulai menggeliat. Para peserta dan panitia bergerak menuju auditorium nyai walidah untuk melaksanakan Shalat Tahajud berjamaah. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti sepertiga malam yang menjadi momen istimewa bagi para calon kader Muhammadiyah tersebut.
Namun, semangat mereka tidak berhenti setelah tahajud usai. Waktu jeda menjelang azan Subuh justru dimanfaatkan sebagai arena pembelajaran yang penuh antusiasme. Para peserta tampak berbondong-bondong mendatangi fasilitator Imam of Training (IOT) untuk menyetorkan hafalan ayat perkaderan yang telah menjadi tugas wajib selama pelatihan.
Ayat yang harus dikuasai pada kesempatan tersebut adalah Surat An-Nisa ayat 9 beserta artinya. Di berbagai sudut lokasi kegiatan, terdengar lantunan ayat suci Al-Qur'an yang diulang-ulang oleh peserta. Mereka saling menyemangati, menghafal bersama, hingga rela mengantre agar mendapat kesempatan lebih dulu menyetorkan hafalannya.
Rafa Abidah, Bendahara PR IPM SMAMDA sekaligus salah satu Imam of Training (IOT), menjelaskan bahwa pemilihan Surat An-Nisa ayat 9 bukan tanpa alasan. Ayat tersebut memiliki makna yang sangat relevan dengan semangat kaderisasi dan keberlanjutan perjuangan.
"Surat An-Nisa ayat 9 merupakan salah satu landasan teologis yang sangat kuat dalam Islam mengenai pentingnya mempersiapkan generasi penerus yang tangguh. Dalam konteks perkaderan Muhammadiyah, ayat ini menjadi ruh yang menggerakkan berbagai proses pembinaan kader melalui organisasi otonom maupun lembaga pendidikan," jelasnya.
Menariknya, meskipun kegiatan berlangsung sejak dini hari, para peserta tetap menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Rasa kantuk seolah kalah oleh semangat untuk belajar dan menyelesaikan target hafalan. Bahkan tidak sedikit peserta yang tampak berebut giliran untuk maju menyetorkan hafalan kepada para IOT.
Selain hafalan ayat Al-Qur'an, peserta juga dibekali penguatan ideologi organisasi melalui penguasaan semboyan organisasi otonom Muhammadiyah. Mereka diwajibkan memahami dan menghafalkan semboyan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW), dan Tapak Suci (TS) sebagai bagian dari pembentukan identitas kader.
Melalui perpaduan pembiasaan ibadah, penguatan nilai-nilai Al-Qur'an, dan penanaman ideologi organisasi, PKDTM 1 SMAMDA Sidoarjo 2026 terus berupaya melahirkan kader-kader Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketangguhan spiritual serta komitmen kuat dalam melanjutkan perjuangan persyarikatan di  masa depan.

Editor   : Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo