Murid kelas XII-10 SMAMDA Sidoarjo mengikuti ujian praktik kolaborasi lintas mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, dan PJOK di Auditorium AR Fachrudin, Rabu (1/4/2026). (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id) Murid kelas XII-10 SMAMDA Sidoarjo mengikuti ujian praktik kolaborasi lintas mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, dan PJOK di Auditorium AR Fachrudin, Rabu (1/4/2026). (Dian Arif Fajar/smamda.sch.id)

Harmoni “Anak Indonesia Hebat”, Kolaborasi Kreatif Murid Kelas XII SMAMDA Sidoarjo dalam Ujian Praktik Lintas Mapel

Alfi Faridian | 02 April 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Nuansa kreativitas dan semangat kolaborasi menyelimuti SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo pada 1–2 April 2026. Murid kelas XII mengikuti Ujian Praktik (Uprak) sebagai fase akhir studi dengan konsep berbeda, yakni kolaborasi lintas mata pelajaran.

Berbeda dari ujian konvensional, pelaksanaan Uprak tahun ini dibagi menjadi dua rumpun, yaitu mata pelajaran keislaman dan mata pelajaran umum. Khusus mapel umum, sekolah mengintegrasikan empat mata pelajaran sekaligus, yakni Bahasa Indonesia, Seni Budaya, Bahasa Inggris, serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).

Pelaksanaan ujian berlangsung di dua lokasi utama. Auditorium Ki Bagus Hadikusumo digunakan oleh Kelompok 1, sedangkan Ruang Nyai Walidah menjadi tempat pelaksanaan bagi Kelompok 2 di masing-masing kelas.

Seluruh peserta mengusung tema “Anak Indonesia Hebat” yang selaras dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penilaian tidak hanya dilakukan saat penampilan, tetapi juga melalui laporan kebiasaan harian yang diisi oleh murid.

Koordinator Ujian, Istiqomah, menjelaskan bahwa laporan tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian. “Ini merupakan bentuk laporan autentik terkait karakter dan kebiasaan positif yang telah dibangun murid selama menempuh pendidikan di SMAMDA,” ujarnya.

Dalam penampilan, murid menampilkan perpaduan berbagai unsur. Kegiatan diawali dengan musikalisasi puisi sebagai representasi Bahasa Indonesia, dipadukan dengan aransemen musik dari Seni Budaya. Selanjutnya, narasi disampaikan melalui kemampuan speaking dalam Bahasa Inggris. Sementara itu, aspek kebugaran ditampilkan melalui senam irama dengan koreografi “Senam Anak Indonesia Hebat” dari PJOK.

Salah satu peserta, Cinta Luvina Nindya Sophia dari kelas XII-11, mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan. “Kami membagi tugas secara detail dan melakukan gladi bersih agar penampilan bisa maksimal,” tuturnya.

Tantangan sempat muncul saat masa libur hari raya membatasi pertemuan langsung. Namun, hal tersebut disiasati dengan latihan daring.

“Karena libur hari raya, kami tidak bisa sering bertemu. Jadi, kami latihan dan koordinasi melalui Zoom. Yang penting komunikasi tetap terjaga,” ujar Aurelia Hasna Wahyu.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Para penguji memberikan apresiasi atas kemampuan murid dalam memadukan unsur sastra, musik, bahasa, dan gerak dalam satu pertunjukan yang utuh.

Ujian praktik ini tidak sekadar menjadi syarat kelulusan, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa murid kelas XII SMAMDA siap menjadi generasi yang cerdas, kreatif, bugar, dan berkarakter.


Editor: Moh. Ernam

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo