Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyematkan tanda peserta sebagai simbol dimulainya Baitul Arqom 2 di Auditorium Ki Bagus Hadikusumo, Rabu (4/3/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id) Kepala SMAMDA Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyematkan tanda peserta sebagai simbol dimulainya Baitul Arqom 2 di Auditorium Ki Bagus Hadikusumo, Rabu (4/3/2026). (Moh. Ernam/smamda.sch.id)

Buka Baitul Arqom 2, Kepala SMAMDA Sidoarjo Tekankan Keikhlasan dan Bakti kepada Orang Tua

Moh. Ernam | 05 Maret 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID — Kegiatan Baitul Arqom 2 resmi dibuka oleh Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (SMAMDA), M. Zainul Arifin, di Auditorium Ki Bagus Hadikusumo, Selasa (3/3/2026). Kegiatan perkaderan ini diikuti 208 murid sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Dalam sambutannya, M. Zainul Arifin menegaskan bahwa Baitul Arqom harus diniati dengan ikhlas karena Allah SWT agar menghadirkan keberkahan dan manfaat dalam kehidupan. Ia menekankan bahwa pembentukan karakter beriman dan berakhlak mulia tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan melalui proses pembiasaan dan pembelajaran yang berkelanjutan.

“Kegiatan ini hendaknya diniati ikhlas karena Allah. InsyaAllah akan menjadi bekal berharga dalam kehidupan kalian, terutama dalam berbakti kepada orang tua,” ujarnya.

Ia menyoroti salah satu materi penting dalam Baitul Arqom 2, yakni praktik perawatan jenazah, mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga menguburkan. Menurutnya, ilmu tersebut merupakan tanggung jawab yang kelak harus dipahami setiap anak terhadap orang tuanya.

“Suatu hari setiap anak akan menghadapi fase itu. Jangan sampai pahala merawat orang tua diberikan sepenuhnya kepada orang lain. Kalian harus memahami dan terlibat dalam prosesnya. Di sinilah Baitul Arqom mengajarkan ilmunya,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam salat berjamaah dan adab dalam menggunakan media sosial. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, murid diharapkan mampu menggunakan gawai secara bijak dan bertanggung jawab.
“Ilmu itu bermanfaat di dunia dan akhirat. Termasuk adab bermedia sosial. Jangan takut menyerahkan HP kepada orang tua atau guru untuk dicek. Gunakan teknologi dengan benar dan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia Baitul Arqom 2 Tahun 2026, Furghon Zendy Halim, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti 208 murid, terdiri atas 200 murid kelas XI dan 8 murid kelas XII yang mengulang dari tahun sebelumnya.

Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, murid tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki iman dan akhlak yang kuat. Hal tersebut sejalan dengan tema tahun ini, Penguatan Aqidah dan Ibadah Menuju Kader Muhammadiyah yang Beriman, Berilmu, dan Santun di Tengah Tantangan Zaman.

“Kami berharap dari kegiatan ini lahir kader-kader Muhammadiyah yang hebat dan berkemajuan,” pungkasnya.


Editor: Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo