Prof. Dr. Haedar Nashir M.Si saat memberikan ucapan selamat kepada murid atas diterbitkannya buku "Summer Camp in Taiwan", dalam Gebyar Milad ke-50 Smamda Sidoarjo pada Sabtu (31/1/2026). (Ubay N.smamda.sch.id) Prof. Dr. Haedar Nashir M.Si saat memberikan ucapan selamat kepada murid atas diterbitkannya buku "Summer Camp in Taiwan", dalam Gebyar Milad ke-50 Smamda Sidoarjo pada Sabtu (31/1/2026). (Ubay N.smamda.sch.id)

Pesan Haedar Nashir di Milad ke-50 Smamda Sidoarjo: Jaga Anak-anak, Mereka Perlu Keteladanan Kita!

Ubay NA | 03 Februari 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir MSi, menegaskan pentingnya keteladan untuk membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul, tetapi juga berkarakter dan tangguh di tengah-tengah masyarakat.
Hal itu beliau sampaikan ketika memberikan sambutan dalam Gebyar Milad ke-50 dan Temu Alumni SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, yang digelar di Auditorium KH AR Fachruddin, Sabtu (31/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Haedar menegaskan peran penting orang tua di lingkungan keluarga, serta para guru di lingkungan sekolah, dalam mendidik dan membentuk karakter siswa.
“Jaga anak-anak kita ini, baik yang ada di rumah maupun yang ada di sekolah ini. Mereka memerlukan bimbingan kita, mereka memerlukan panduan kita,” ujar beliau.
“Dan tidak kalah pentingnya anak-anak kita ini memerlukan keteladanan kita,” tandas pria yang juga Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) itu.
Lebih lanjut, Haedar menyoroti fenomena di era serba digital saat ini, terutama dengan perkembangan berbagai platform media sosial (medsos) yang sangat pesat dan menjamur.
Menurutnya, perubahan sosial saat ini terjadi begitu dinamis di era medsos. Beliau menilai, apa pun yang dilakukan atau dikatakan melalui medsos seolah semuanya diperbolehkan.
“Berkata kasar, berkata apa saja, berbuat apa saja, di era media sosial ini orang nyaris tidak bisa mencegahnya,” ungkap beliau.
“Maka, yang diperlukan adalah value, nilai, yang ditanamkan oleh kita para orang tua, oleh Muhammadiyah, oleh sekolah,” sambung Haedar.
Beliau berharap, dengan pendidikan dan pendampingan yang tepat, serta keteladanan yang diberikan, maka para siswa akan menjadi generasi emas yang qurrota a’yun dan ulul albab, sebagaimana perspektif Muhammadiyah. Yakni generasi yang menyejukkan hati, serta generasi yang berakal, memiliki pemikiran mendalam, dan hati yang bersih.
“Agar mereka menjadi generasi yang qurrota a’yun, menjadi generasi yang ulul albab, dan generasi yang selalu mendoakan orang tua. Itulah generasi emas dalam perspektif Muhammadiyah,” tandas Haedar. 

Editor   : Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo