Dari kiri, Maritza Orlin Zahira (X-4), Bilad Tajdidul Islahi, S.Pd. selaku pembina lomba, dan Hasna Naurah Hafizhah (X-4) menunjukkan piagam penghargaan ajang Ramadhan Islamic Competition (RIC) RDK 47 tingkat Provinsi di ITS, Sabtu (7/3/2026). (Bilad/smamda.sch.id) Dari kiri, Maritza Orlin Zahira (X-4), Bilad Tajdidul Islahi, S.Pd. selaku pembina lomba, dan Hasna Naurah Hafizhah (X-4) menunjukkan piagam penghargaan ajang Ramadhan Islamic Competition (RIC) RDK 47 tingkat Provinsi di ITS, Sabtu (7/3/2026). (Bilad/smamda.sch.id)

Dua Murid SMAMDA Sidoarjo Raih Prestasi Dakwah Tingkat Provinsi di Ajang RIC ITS 2026

Bilad Tajdidul Islahi | 08 Mei 2026

Detail Berita:


SMAMDA.SCH.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo di tingkat provinsi. Dua murid kelas X-4 Program Unggulan Tahfidz, Maritza Orlin Zahira dan Hasna Naurah Hafizhah, berhasil meraih juara dalam cabang lomba Da’i pada ajang Ramadhan Islamic Competition (RIC) RDK 47 yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada 7 Maret 2026.

Dalam kompetisi tersebut, Maritza Orlin Zahira berhasil meraih Juara Harapan 1, sementara Hasna Naurah Hafizhah memperoleh Juara Harapan 2. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAMDA Sidoarjo karena ajang tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Latihan Intensif di Tengah Ramadan

Keberhasilan keduanya tidak lepas dari disiplin dan kerja keras selama masa persiapan. Di tengah padatnya aktivitas akademik, Orlin dan Hasna tetap konsisten berlatih untuk mengasah kemampuan retorika serta memperdalam materi dakwah.

“Persiapan dilakukan secara intensif, bahkan saat akhir pekan dan di tengah suasana Ramadan. Mereka menunjukkan semangat belajar dan berdakwah yang luar biasa,” ujar pembina pendamping lomba.

Latihan dilakukan secara rutin, termasuk pada hari libur Sabtu dan Ahad. Tantangan semakin besar karena seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan lomba berlangsung pada bulan suci Ramadan. Meski menjalani latihan dalam keadaan berpuasa, keduanya tetap mampu menjaga stamina dan tampil maksimal di hadapan dewan juri.

Kemampuan mengatur intonasi suara, penyampaian materi, serta penguasaan panggung menjadi faktor penting yang mengantarkan mereka meraih prestasi di ajang tersebut.

Bersaing dengan Peserta Perguruan Tinggi

Ajang Ramadhan Islamic Competition tahun ini terbilang cukup kompetitif. Pasalnya, peserta tidak hanya berasal dari tingkat sekolah menengah, tetapi juga dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Meski berstatus murid SMA, Orlin dan Hasna mampu menunjukkan kemampuan yang tidak kalah bersaing dengan peserta dari jenjang universitas. Keduanya berhasil membuktikan bahwa delegasi SMAMDA Sidoarjo mampu tampil percaya diri dan berprestasi di tingkat yang lebih luas.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa murid Program Unggulan Tahfidz tidak hanya kuat dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mampu menyampaikan dakwah dengan baik di depan publik,” ungkap pihak sekolah.

Perjuangan Hingga Malam Hari

Semangat juang kedua murid tersebut juga terlihat sejak hari pelaksanaan lomba. Rombongan berangkat dari Sidoarjo pukul 06.00 WIB untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari babak penyisihan hingga pengumuman pemenang.

Setelah menjalani kompetisi seharian penuh, mereka baru kembali ke Sidoarjo pada malam hari. Momen berbuka puasa pun dilakukan di tengah perjalanan pulang.

Pihak sekolah mengapresiasi capaian ini sebagai bukti bahwa Program Unggulan Tahfidz SMAMDA tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mendorong murid untuk mampu mengimplementasikan nilai-nilai dakwah dalam kehidupan nyata.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik hingga tingkat yang lebih tinggi.


Editor : Khusnul Isa

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2023 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo