Pentigraf

Risha Iffatur Rahmah, M.Pd. | 03 November 2021

Detail literasi:

Pentigraf merupakan akronim dari cerpen tiga paragraf.  Tjahjono (2020) menjelaskan dalam pembelajaran Media Guru Indonesia  bahwa pentigraf termasuk cerita yang istimewa. Cerita yang dibangun bukan dari imajinasi melainkan pengalaman. Meskipun demikian, menutut ulasan Apriliyanto(2020) pentigraf dikembangkan dengan pola merangkum cerita utuh dengan latar, tokoh, alur, dan konflik yang jelas tidak bertele-tele. Hal ini dapat dipahami jika penyajian cerita mengandung sensasi atau kejutan. Adapun langkah-langka penulisannya atas dasar ide sebagai modal utama, dilanjutkan dengan menulis kalimat utama sebagai pembuka di paragraf pertama. Paragraf pertama ini, juga dikenal dengan CI seperti halnya prolog sebuah cerita. Barulah LUK sebagai konflik yang terbawa pada paragraf kedua. Terakhir di paragraf ketiga disebut BA sebagai kejutan dan ending dari cerita itu.

 

Berita Lain Semua Berita

Literasi GTK Semua Literasi

Copyright © 2021 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo